Serangan Baru Covid-19 Varian Delta AY.4.2

Pemerintah mewaspadai masuknya serangan Covid-19 dari varian Delta jenis baru. Hal ini dikhawatirkan menyebabkan lonjakan kasus baru di tanah air.
Image title
28 Oktober 2021, 13:36

Mutasi virus Covid-19 semakin banyak bermunculan. Pemerintah saat ini tengah memonitor dan mewaspadai varian D AY.4.2 yang sedang berkembang di Inggris.

Varian AY.4.2 merupakan keturunan varian Delta (B.1.167.2) yang mengandung mutasi lonjakan Y145H dan A222V. Mutasi lonjakan ini disebut dapat membantu virus memasuki sel manusia dengan lebih mudah.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris melaporkan, ditemukannya sub-varian AY.4.2 yang telah menyebar di Inggris ini telah menimbulkan kekhawatiran. Sebab, varian tersebut menyumbang 6% dari total sekuens genetik SARS-CoV-2 per 27 September 2021.

Varian AY.4.2 diduga berkontribusi dalam lonjakan kasus Covid-19 di Inggris sejak Juli hingga Oktober 2021. "Saat ini varian tersebut masih terus meningkat," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin 25 Oktober 2021.

Menurut data Outbreak.info, varian AY.4.2 sudah ditemukan di 42 negara dengan total 23.407 sekuens per 25 Oktober 2021. Meski demikian, varian ini belum ditemukan di Indonesia.

Direktur Insiatif Genomics Covid-19 Wellcome Sanger Institute Cambridge, Jaffrey Barret, dan Direktur University College London Genetis Institute Fancois Balloux mengatakan, tingkat penularan varian AY.4.2 mencapai 10% sampai 15% lebih mudah menular daripada varian Delta asli.

Meskipun  AY.4.2 tengah dipantau oleh pemerintah Inggris, sub-varian Delta tersebut belum diklasifikasikan sebagai "varian yang sedang diselidiki" (variant under investigation/VUI) atau "varian yang menjadi perhatian" (variant of concern/VOC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pemerintah Indonesia pun melakukan sejumlah antisipasi untuk menghindari serangan dari varian baru Covid-19 tersebut. Di antaranya yakni dengan mempercepat program vaksinasi, memperketat pintu masuk ke Indonesia, meningkatkan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment), serta mengimbau masyarakat melakukan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak).
 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.