ExxonMobil Gandeng Grup Salim dan Indika Bisnis BBM

Pembangunan terminal BBM di Balikpapan sejalan dengan upaya pemerintah menciptakan ketahanan energi.
Anggita Rezki Amelia
3 Mei 2018, 20:11
Migas
Dok. Chevron

ExxonMobil terus melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia. Kali ini, perusahaan asal Amerika Serikat itu ekspansi bisnis di sektor hilir yakni Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggandeng perusahaan dalam negeri.

Vice President Public & Government Affairs ExxonMobil Indonesia Erwin Maryoto mengatakan ada dua bisnis di sektor BBM yang tengah digarap perusahaannya. Pertama adalah mengenai distribusi BBM di Jawa.

Untuk bisnis distribusi BBM di Pulau Jawa itu, ExxonMobil menggandeng Indomobil Prima Energi atau Grup Salim. Jadi, nantinya ExxonMobil akan memasok BBM yang berasal dari Singapura ke Indomobil Prima Energi. Kemudian perusahaan Grup Salim itu akan memasoknya ke industri. “Kami sudah tandatangan kontrak kerja sama dengan Indo Prima Energy,” kata dia di Jakarta, Kamis (3/5).

Selain itu, ExxonMobil juga akan bisnis sewa terminal BBM di Balikpapan dengan menggandeng Karingau Gapura Terminal Energi yang merupakan anak usaha Indika Energy. Kapasitas terminal BBM itu mencapai 100 juta liter.

Advertisement

Adapun jangka waktu sewa ini berlaku 20 tahun sejak diteken April lalu dengan opsi perpanjangan 10 tahun lagi. Nilai kontraknya kurang lebih US$ 108 juta.

Nantinya minyak untuk memasok terminal itu berasal wilayah Asia Pasifik seperti Singapura dan Thailand. Kemudian akan dipasarkan ke industri di Kalimantan.

(Baca: Pertamina dan ExxonMobil Teken Perjanjian Senilai Rp 80 Triliun)

Menurut Erwin, dengan kerja sama ini, terminal itu akan dibangun oleh Indika. Ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pembangunan penyimpanan BBM di daerah-daerah. "Itu membantu pemerintah menciptakan energy security,” ujar dia.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait