Pemerintah Minta Bank BUMN Menggabungkan Mesin ATM

Efisiensi operasional ATM juga bisa mendongkrak laba dan kinerja bank BUMN
Image title
Oleh
26 Februari 2015, 11:23
ATM
Arief Kamaludin|KATADATA

KATADATA ? Menteri Badan Uasaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta bank-bank pelat merah untuk menggabungkan mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Tujuannya untuk menekan biaya operasional bank-bank BUMN.

Menurut Rini penggabungan mesin ATM bisa membuat pengadaan dan operasional mesin ATM bisa lebih efisien. Setiap bank tidak hanya menanggung biaya operasinal ATM sendiri-sendiri, tapi bisa patungan dengan bank lainnya.

Penghematan operasional ini bisa berimbas pada kebijakan bunga kredit. Jika ongkosnya menurun, pemerintah bisa meminta bank BUMN memangkas bunga kredit. Selain itu, efisiensi operasional ATM juga bisa mendongkrak laba dan kinerja bank.

?Hal ini sudah kami komunikasikan kepada bank-bank tersebut,? ujar Rini, seperti dikutip harian Kontan, Kamis (26/2).

Advertisement

Saat ini pemerintah masih terus mengkaji pemberlakuan single ATM bank BUMN. Kajian awal, konsolidasi ATM ini sangat mungkin bisa terwujud. Apalagi Bank akyat Indonesia (BRI) sudah memiliki satelit sendiri, untuk mengoperasikan layanan ATM dan transaksi lainnya.

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait