OJK Sarankan Penundaan Merger Bank BUMN Syariah

Pemerintah diminta memberikan suntikan modal yang cukup kepada bank BUMN syariah
Image title
Oleh
24 Februari 2015, 09:30
Katadata
KATADATA

KATADATA ? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyarankan agar rencana penggabungan usaha (merger) bank badan usaha milik negara (BUMN) syariah ditunda.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengatakan, penundaan sampai semua bank masuk dalam kategori bank umum kelompok usaha (BUKU) 3.

Menurutnya, ini supaya bank hasil merger memiliki modal yang besar. ?Semakin besar modalnya, semakin baik,? kata dia seperti dikutip Koran Tempo, Selasa (24/2). Saat ini, merger ban BUMN syariah masih dalam kajian OJK. Pemerintah diminta memberikan suntikan modal yang cukup kepada bank BUMN syariah.

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesa (Persero) Tbk Gatot Suwondo mengatakan tengah mempertimbangkan usul pemerintah untuk menggabungkan sejumlah bank syariah. 

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait