Investasi Asing di Indonesia

Image title
Oleh - Tim Publikasi Katadata
10 April 2019, 15:55
KEMNAKER
Katadata

Demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, pemerintah gencar meningkatkan investasi. Pada 2018, realisasi investasi didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 56 persen sedangkan sebesar 46 persen merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).  

 

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), PMA yang masuk ke Indonesia mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Per Desember 2018, total PMA mencapai Rp392,7 triliun atau naik sekitar 28 persen dibandingkan 2014 yang sebesar Rp 307 triliun.

 

Investasi asing pada 2018 paling banyak mengalir ke sektor listrik, gas dan air sebesar US$ 4,4 miliar. Posisi kedua yaitu sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran dengan total investasi senilai US$ 4,3 miliar. Kemudian diikuti sektor pertambangan dengan total investasi US$ 3 miliar; sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan total investasi US$ 3 miliar; serta logam dasar dan barang logam bukan mesin dengan total investasi US$ 2,2 miliar.

 

Adapun negara yang menjadi investor terbesar antara lain Singapura, Jepang, dan Tiongkok. Meski demikian ketiganya memiliki karakteristik investasi yang berbeda. Misalnya, investor Tiongkok cenderung menanamkan modalnya di industri padat karya seperti pembangkit listrik dan smelter. Hal ini berkaitan dengan jumlah pekerja asal Tiongkok yang lebih besar dibandingkan Jepang dan Singapura. Terlebih, pemerintah Tiongkok mempunyai kebijakan mendorong tenaga kerja ke luar negeri.

Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait