Tiga Bank Negara Akan Ekspansi ke Singapura

Penulis:

Editor:

23/5/2013, 11.12 WIB

MASakan memberikan akses kepada bank asal Indonesia untuk menyediakan jasa keuangan wholesales banking dan kegiatan ritel

bank bni
KATADATA
KATADATA

KATADATA ? Monetary Authority of Singapore (MAS) berjanji akan memberikan akses kepada bank asal Indonesia untuk menyediakan jasa keuangan wholesales banking dan kegiatan ritel, khususnya bagi warga Indonesia di negeri tersebut. Kemudahan ini diberikan menyusul keluarnya izin Bank Indonesia bagi DBS Group Holdings untuk mengakuisisi PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Kesediaan Singapura membuka akses disambut baik kalangan perbankan Indonesia, khususnya bagi tiga bank negara yang dipersyaratkan oleh Bank Indonesia kepada otoritas Singapura. Ketiga bank negara tersebut adalah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia Tbk.

Bank-bank BUMN ini sebelumnya mengaku kesulitan untuk membuka cabang di Singapura. BRI sudah mengajukan izin membuka cabang di Singapura sejak setahun lalu. Bahkan, BRI sudah berkali-kali datang ke Singapura. BRI juga menyiapkan anggaran Rp 3 triliun untuk menyasar tenaga kerja Indonesia dan pengusaha Indonesia di sana.

Demikian halnya dengan Bank Mandiri. Saat ini, Bank Mandiri hanya boleh  membuka satu kantor, tidak boleh menerima tabungan dari warga negara Singapura dan tidak boleh memasang ATM sama sekali. Karena itu, Mandiri meminta izin diperlonggar.

Atas respons Singapura tersebut, BRI menyambut baik dan segera membuka kantor cabang secara penuh di sana. Selain membidik tenaga kerja Indonesia, BRI berniat membuka layanan trade finance atau cash management dan pengembangan remittance maupun wealth management bagi segmen retail di Singapura.

?Singapura merupakan peluang bagi ekspansi BRI di luar negeri,? ujar Muhamad Ali, Sekretaris Perusahaan BRI.
Selain Singapura, BRI berencana membuka cabang di luar negeri untuk meningkatkan bisnis remitansi yaitu di Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Saat ini BRI memiliki kantor cabang internasional di New York dan Cayman Island, dan kantor representatif (perwakilan) di Hong Kong.

Senada dengan BRI, Bank Mandiri juga ingin melayani nasabah Indonesia yang beraktivitas dan tinggal di Singapura.  Mandiri ingin membuka lima cabang penuh, menempatkan ATM di manapun, serta boleh ikut jaringan ATM bersama di Singapura dengan biaya yang sama dengan bank lokal di sana.

Akan halnya BNI. Nasib bank ini lebih beruntung dibanding BRI dan Bank Mandiri. BNI telah memiliki cabang di Singapura sejak sebelum Singapura merdeka atau tahun 1955. Sementara Singapura merdeka tahun 1965. Namun senada dengan BUMN lain, pimpinan BNI kerap mengeluhkan tidak adanya perlakukan yang sama terhadap bank asing yang membuka cabang di dalam negeri. Kini, BNI masih menunggu perjanjian resiprokal ditandatangani oleh otoritas Indonesia dan Singapura.

Reporter: Nur Farida Ahniar

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan