Menteri Basuki Dorong Pejabat Baru Percepat Program Infrastruktur

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Muchamad Nafi

22/9/2016, 11.43 WIB

“Segera terjun ke lapangan dan pastikan kualitas pekerjaan. Kami harap bisa bekerja lebih tertib, lebih baik, dan lebih cepat.”

Basuki PUPR
Arief Kamaludin (Katadata)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meminta para pejabat baru eselon satu di kementeriannya tidak hanya duduk manis di kantor. Mereka wajib melihat kondisi pembangunan infrastruktur di lapangan.

Hal ini dikatakan Basuki saat melantik enam pejabat eselon satu Kementerian Pekerjaan Umum hari ini. Mereka  adalah Anita Firmanti Eko Susetyowati sebagai Sekretaris Jenderal, Arie Setiadi Moerwanto menduduki posisi Direktur Jenderal Bina Marga, Imam Santoso dilantik menjadi Direktur Jenderal Sumber Daya Air, dan Sri Hartoyo sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya.

Sementara itu, Rido Matari Ichwan dikukuhkan menjadi Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) dan Andreas Suhono yang dulunya Dirjen Cipta Karya digeser menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum. Basuki menyatakan pergeseran ini untuk menjalankan pekerjaan Kementerian lebih baik. (Baca pula: Konstruksi Tol Serang-Panimbang Ditargetkan Mulai Akhir Tahun).

Basuki meminta para pejabat baru mempercepat pelaksanaan program-program yang telah direncanakan tahun. Juga, mempersiapkan dengan matang rencana kerja Kementerian untuk tahun depan. (Baca: Hanya 10,5 Persen Sawah Mendapat Pasokan Air dari Waduk).

“Segera terjun ke lapangan dan pastikan kualitas pekerjaan,” kata Basuki dalam keterangan resmi Kementerian, Jakarta, Kamis, 22 September 2016. “Kami harap bisa bekerja lebih tertib, lebih baik, dan lebih cepat.”

Pelantikan eselon satu ini seiring pensiunnya beberapa pejabat lama di lingkungan kementerian infrastruktur tersebut. Misalnya, Taufik Widjojono semula Sekretaris Jenderal, Hediyanto Husaini sebelumnya Direktur Jenderal Bina Marga, Mudjiadi dari Direktur Jenderal Sumber Daya Air, serta Hermanto Dardak yang menjabat Kepala BPIW. (Lihat juga: Pembangunan Bandara Banyumas dan Tulungagung Masuk Studi Kelayakan).

Adapun Arie Setiadi dulunya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaa Umum, Imam Santoso merupakan Kepala Pusat Bendungan, dan Sri Hartoyo awalnya Pelaksaan Tugas Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Sedangkan Anita Firmanti Eko sebelumnya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan