PLN Targetkan Akuisisi 8 Lahan Tambang Batu Bara Selesai Juni 2018

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

27/2/2018, 20.12 WIB

Delapan tambang ini nantinya akan memasok PLTU berkapasitas 6.000 hingga 7.000 MW.

PLN
ARIEF KAMALUDIN | KATADATA

PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) menargetkan akuisisi tambang batu bara akan selesai Juni 2018. Jadi, batu bara itu bisa mensuplai pembangkit listrik yang rencananya juga akan dibangun di sekitar mulut tambang.

Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Supangkat Iwan Santoso mengatakan ada delapan lahan tambang yang akan diakusisi. Semua batu bara dari tambang ini untuk memasok pembangkit dengan total kapasitas 6.000 sampai 7.000 megawatt (MW).

Dari beberapa lahan tambang itu ada yang sudah tahap final, tapi ada juga yang belum. Salah satu yang sudah final adalah lahan tambang di Jambi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap/PLTU Mulut Tambang Jambi-1 dengan kapasitas 2x300 MW.  

Selain itu, PLN akan mengakuisisi lahan tambang milik PT Adaro Energy Tbk di Kalimantan Timur. Adapun besaran saham yang akan diakusisi PLN sebesar 51%. Lahan tambang batu bara ini untuk memasok PLTU mulut tambang Kaltim 5 berkapasitas 200 MW. “Kalimantan Timur 5 itu yang sepakat,” ujar Iwan di Jakarta, Selasa (27/2).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Katadata.co.id, PLN melalui anak usahanya PT Indonesia Power memang berencana membentuk konsorsium dengan menggandeng Adaro untuk membangun pembangkit mulut tambang Kalimantan 5. Jika rencana itu jadi, pembangkit ini mendapat pasokan batu bara dari lahan tambang milik anak usaha Adaro.

Untuk itu, PLN akan mengakuisisi saham anak usaha Adaro. Dengan begitu, perusahaan listrik milik negara itu juga menguasai tambang milik Adaro yang akan dipasok ke pembangkit listrik Kalimantan Timur 5 tersebut.

Lahan tambang lainnya yang sedang diincar PLN berada di Jambi, Kalimantan Selatan dan Tengah 3, 4, dan 5; Kalimantan Timur 3 dan 5; Sumatera Selatan 6. Jumlah saham yang akan diakusisi ini pun masih menunggu hasil uji tuntas (due diligence). “Jadi semua mulut tambang insyaallah selesai Juni,” kata dia.

(Baca: PLN Kantongi Restu Pemerintah Miliki Tambang Batubara)

Mengenai pendanaannya, PLN akan menggunakan kas internal mengakusisi lahan tambang itu. Jika memang kurang, terbuka opsi pinjaman dari bank.

Reporter: Anggita Rezki Amelia

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha