Go-Jek Ekspansi ke Asia Tenggara, Nadiem: Waktunya Indonesia Menyerang

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

26/4/2018, 18.26 WIB

"Sudah cukup lama kami bertahan. Sudah waktunya Indonesia menyerang," kata Nadiem.

Nadiem Makarim
Arief Kamaludin|KATADATA
CEO Go-Jek Indonesia, Nadiem Makarim, saat melakukan tanya jawab pada acara Indonesia Summit 2016 di Jakarta, Kamis, (24/02).

CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim membenarkan rencana ekspansi Go-Jek ke Asia Tenggara. Meski, ia tak secara gamblang menjelaskan strategi perusahaan transportasi online itu memasuki pasar ASEAN.

Ia menyampaikan, saat ini adalah waktu yang tepat bagi Go-Jek ekspansi ke luar negeri. "Sudah cukup lama kami bertahan. Sudah waktunya Indonesia menyerang," kata Nadiem dalam acara Pertamina Digital Expo 2018 di Kantor Pertamina, Jakarta, Kamis (26/4).

Hanya, Nadiem menolak menyebut negara mana saya yang akan ditujunya untuk mengembangkan Go-Jek. Pun strategi yang hendak dijalankannya di tiap-tiap negara.

Ia hanya menjanjikan bahwa ekspansi itu bakal diumumkan tak lama lagi. "Kami ada strategi internasional tapi tidak bisa bicara detail. Mohon ditunggu saja dalam waktu lumayan cepat.”

(Baca juga: Merugi tapi Valuasinya Naik, Fenomena Bisnis Digital Indonesia)

Nadiem juga menegaskan, instansinya memilih membeli perusahaan ketimbang harus dibeli. Toh, selama ini banyak yang menawar Go-Jek. Akan tetapi, "jelas Go-Jek tidak akan dijual ke siapa pun," kata dia.

Sebelumnya, Go-Jek dikabarkan tengah melakukan penjajakan bisnis di Filipina dan Singapura. Seorang pejabat otoritas transportasi Filipina, Aileen Lizada menyatakan kepada Reuters, eksekutif Go-jek akan bertemu dengan regulator Filipina pada pekan ini. Pertemuan itu diduga terkait rencana masuknya Go-Jek ke Filipina.

Sementara sumber lain menyebut Go-Jek tengah menjajaki rencana kerja sama dengan perusahaan taksi Singapura, ComfortDelGro. Comfort merupakan perusahaan taksi besar di Singapura, yang sebelumnya sempat bermitra dengan Uber.  Dua negara ASEAN lain yang juga disebut sebagai target ekspansi Go-jek adalah Thailand dan Vietnam.

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan