Saingi Go-Mart, Grab Gandeng HappyFresh Luncurkan GrabFresh

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

Kamis 6/9/2018, 14.48 WIB

Berbeda dengan layanan Go-Shop milik Go-Jek, pembelian pesanan konsumen akan dilakukan oleh personal shopper, bukan pengemudi.

Grab Indonesia
ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata memberikan sambutan saat perayaan HUT ke-3 Grab di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/4). Acara yang dihadiri ratusan mitra pengemudi Grab tersebut merupakan wujud apresiasi atas kerja keras dan kontribusi mitra pengemudi Grab.

Grab bekerja sama dengan HappyFresh untuk meluncurkan layanan pesan antar belanja GrabFresh. Pada layanan ini, personal shopper dari HappyFresh akan membelanjakan pesanan konsumen pada gerai supermarket yang menjadi mitranya, sebelum diantar oleh pengemudi Grab.

Itulah yang membedakan layanan GrabFresh dengan Go-Shop milik Go-Jek, di mana kegiatan belanja dilakukan langsung oleh pengemudi ojek online.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berharap layanan ini memberi kepuasan maksimal. Sebab, personal shopper pun dibekali keahlian untuk memilah produk segar, seperti sayur dan buah-buahan. "Unsur terpenting di sini adalah personal shopper. Fungsi Grab hanya pick up saja," ujarnya di Jakarta, Kamis (6/9).

Adapun Go-Jek lebih dulu meluncurkan layanan sejenis yakni Go-Mart pada 2015 lalu. Namun, layanan itu kemudian digabung dengan fitur Go-Shop yang memiliki fungsi serupa. "Fokus kami adalah konsumen," kata Ridzki.

Layanan GrabFresh sebelumnya sudah diujicobakan sejak Juli di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Ridzki mengklaim peminat layanan ini cukup besar. Untuk itu, GrabFresh pun diperluas ke enam kota yang tersedia Happy Fresh yakni Jadetabek, Bandung, dan Surabaya. "Dalam waktu dekat di Malang," ujarnya.

(Baca juga: Uber Tersingkir, Persaingan Grab dan Go-Jek Makin Sengit)

Co-Founder dan CTO HappyFresh Fajar Budiprasestyo menambahkan, harga yang tertera di fitur GrabFresh sama dengan di supermarket. "Harga 100% kami kontrol. Harga di platform ikuti Happy Fresh. Supermarket kami juga integrasi data dengan Grab untuk menjamin harga-harga itu sama," ujar dia.

Ia pun optimistis layanan ini bakal diminati para ibu-ibu muda usia 25-35 tahun. Sebab, berdasarkan kajian internal, perempuan pada usia tersebut gemar berbelanja di HappyFresh pada pagi hari. "Biasanya belanja untuk keperluan mingguan," kata Fajar.

Untuk bisa memesan layanan ini, pengguna bisa membuka aplikasi Grab dan memilih layanan GrabFresh. Setelahnya, pilih fitur Groceries sehingga tampak pilihan mitra GrabFresh yang terdekat dengan lokasi pengguna, seperti The Food Hall, Lotte Mart, Carrefour dan lainnya. Setidaknya, ada 18 hingga 20 kategori produk yang bisa dipesan, tergantung ketersediaan di toko retail yang dipilih. 

Selain itu, terdapat pilihan menu Promosi untuk melihat produk yang sedang diskon. Ada juga fitur Best Deal untuk penawaran harga menarik, Trending Item untuk produk yang sering dibeli oleh konsumen, dan Recipe berisi pilihan resep masakan.

Setelah dirilis di Indonesia, Grab akan memperkenalkan layanan ini di Thailand dan Malaysia pada akhir tahun. Yang mana, Happy Fresh juga tersedia di kedua negara tersebut.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha