Transaksi Shopee Mencapai Rp 39,4 Triliun Sepanjang Kuartal III 2018

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

28/11/2018, 17.39 WIB

Kontribusi Indonesia mencapai 40% dari total tujuh negara.

Shopee
Shopee
ki-ka: Handhika Jahja (Shopee), Jack Wang (Honor Indonesia), Okki Rushartomo (BNI), Rizkie Maulana Putra (L\'Oréal Indonesia), Stevan Valentino (J&T Express), Rezki Yanuar (Shopee) dalam peluncuran Shopee 11.11 Big Sale di Jakarta, Rabu (25/10).

Total transaksi e-commerce asal Singapura, Shopee tercatat sebesar US$ 2,7 miliar atau sekitar Rp 39,4 triliun sepanjang Kuartal III-2018. Nilai tersebut tumbuh 152,7% dibanding periode sama 2017 (year on year/yoy) yang sebesar US$ 1,1 miliar.

Sementara, transaksi Shopee sepanjang semester I 2018 senilai US$ 4,1 miliar atau sekitar Rp 59,4 triliun. Alhasil, transaksi Shopee sejak awal tahun mencapai US$ 6,8 miliar. "Kontribusi Indonesia mencapai 40% dari tujuh negara," ujar Direktur Shopee Christin Djuarto di Restoran Altitude Grill, Jakarta, Rabu (28/11).

Jumlah pengguna juga tumbuh sekitar 150% yoy dibanding Kuartal III-2017. Di Indonesia, aplikasi Shopee diunduh sekitar 74 juta kali baik di Google Play Store ataupun App Store. Adapun enam negara lain yang dijangkau Shopee adalah Malaysia, Thailand, Taiwan, Vietnam, Filipina, dan Singapura.

Untuk menjaga pertumbuhan transaksi, Shopee pun berinvestasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dengan mengadakan Kampus Shopee dan Global Leaders Program untuk Karyawan. Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar mengatakan, jumlah karyawan Shopee naik signifikan dari sekitar 700 pada 2017 menjadi 3 ribu orang saat ini.

(Baca juga: Transaksi E-commerce Naik 5 Kali Lipat Saat Festival Belanja 11.11)

"Tahun lalu rerata usia karyawan Shopee 25 tahun. Tahun ini malah menjadi 24 tahun. Milenial itu target dari digital service, untuk itu kami merekrut mereka untuk mendapat ide dari talent-talent itu," kata Rezki.

Adapun APNews melaporkan, pendapatan Shopee tumbuh 34,8% secara tahunan. Pendorong utamanya adalah iklan dan layanan bernilai tambah. Hal ini disampaikan dalam laporan keuangan perusahaan induknya, Sea Ltd.

Sea Ltd. merupakan induk usaha Shopee yang berkedudukan di SIngapura. Perusahaan itu memiliki tiga lini bisnis yang bergerak di sektor hiburan digital, e-commerce, dan layanan keuangan digital. Ketiga anak usaha itu merupakan Garena, Shopee, dan AirPay.

Secara konsolidasi, Sea Ltd. mencatatkan pendapatan senilai US$ 152 juta pada Kuartal III-2018 atau tumbuh 60% dibandingkan periode sama 2017. Meski demikian, Sea Ltd. masih mencatatkan nett loss senilai US$ 238 juta sejak awal tahun.

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan