Jelang Natal dan Tahun Baru, Kemenhub Periksa Kelaikan 29 Ribu Bus

Penulis: Ekarina

20/12/2018, 19.56 WIB

Dari pemeriksaan kelaikan tersebut, Kemenhub masih menemukan sejumlah pelanggaran.

Persiapan Mudik
Antara
Petugas menguji kelayakan bus angkutan mudik di Tasikmalaya, Jawa Barat, RAbu (7/6). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Kementerian Perhubungan memeriksa kelaikan terhadap lebih dari 29.000 unit bus menjelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Dari pemeriksaan kelaikan tersebut, Kemenhub masih menemukan sejumlah pelanggaran. 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan pihaknya telah memeriksa  sebanyak 29.093 kendaraan bermotor angkutan Antar Kota Antar Propinsi, Angkutan Kota Dalam Propinsi dan angkutan pariwisata. "Hasilnya masih banyak  ditemukan banyak pelanggaran, baik dari segi administrasi maupun teknis utama," kata Budi di Jakarta, Kamis (20/12).

(Baca: Menhub Minta KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang pada Puncak Libur Natal)

Pihaknya juga akan terus melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum dan pariwisata untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan oleh masyarakat di masa angkutan Natal dan tahun baru merupakan kendaraan yang berkeselamatan.

Budi mengatakan dari 29.093 kendaraan angkutan umum dan pariwisata yang diperiksa, terdapat 22.703 memperoleh izin untuk beroperasi, sedangkan 6.388 kendaraan sisanya dilarang beroperasi. Kendaraan yang dilarang beroperasi tersebut terdiri dari 3.805 AKAP, 2.372 AKDP dan 211 angkutan pariwisata.

"Tindak lanjut kami dari hasil pemeriksaan kendaraan bermotor bagi angkutan yang dinyatakan dilarang beroperasi akan diberikan sanksi administrasi sampai dengan pencabutan izin operasional," tegasnya.

Budi juga menyampaikan dari hasil pemeriksaan kendaraan bermotor yang dilaksanakan di Terminal Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang sebelumnya, pihaknya melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan Polres, BNN, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP Kabupaten Deli Serdang, menemukan delapan awak bus yang positif menggunakan narkoba.

(Baca: Jokowi Jajal Tol Surabaya - Semarang Gunakan Bus)

"Dari delapan awak bus yang positif narkoba, dua orang awak bus AKAP dan enam orang awak bus AKDP. Untuk kasus awak bus yang positif narkoba, kami akan menyerahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan ditangani langsung oleh Badan Narkotika Nasional," ujarnya.

Karena itu dia berharap dengan rangkaian persiapan menjelang masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, pemerintah bisa meningkatakan pelayanan kepada masyarakat serta menurunkan angka kecelakaan pada periode tersebut.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha