Lantik Khofifah-Emil jadi Pasangan Gubernur Jatim, Jokowi: Tancap Gas!

Penulis: Michael Reily

Editor: Ekarina

14/2/2019, 07.32 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri), Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (tengah) dan Gubernur Jambi Fachrori Umar (kanan) bersiap
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri), Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (tengah) dan Gubernur Jambi Fachrori Umar (kanan) bersiap untuk dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019). Presiden melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak untuk periode 2019-2024 dan Gubernur Jambi Fachrori Umar untuk masa jabatan hingga 2021.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk masa jabatan 2019-2024. Dia berharap pasangan pimpinan baru segera tancap gas bekerja untuk masyarakat.

Pernyataan itu juga berlaku untuk Fahrori Umar yang diangkat sebagai Gubernur Jambi, menggantikan Zumi Zola untuk sisa masa jabatan hingga 2021. “Semuanya, pesan saya tadi hanya satu, cepat. Gas, bekerja,” kata Jokowi usai pelantikan di Istana Negara, Rabu (13/2).

Pengangkatan Khofifah-Emil berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 2/P tahun 2019 tanggal 8 Januari 2019. Sedangkan pelantikan Fahrori di sahkan melalui Surat Keputusan Presiden RI Nomor 16/P tanggal 12 Februari 2019.

(Baca: Khofifah Segera Deklarasi Jadi Cagub Jatim 2018)

Mengenai tugas barunya, Khofifah berjanji akan menyelesaikan masalah ketimpangan antara desa dan kota. Dia mengungkapkan tingkat kemiskinan desa di Jawa Timur masih tinggi, terutama bagian selatan.

 Khofifah juga menyorot kegiatan industrialisasi yang masih berpusat pada kota-kota tertentu seperti Gresik, Surabaya, Mojokerto, dan Pasuruan. Dia bakal mencoba untuk perataan proses industri dengan menarik minat penanaman modal investor.

Namun, dia menegaskan hilirisasi industri tak akan mengganggu sektor pertanian yang berpengaruh ketahanan pangan di Jawa Timur. “Jawa Timur itu lumbung pangan nasional,” ujar Khofifah.

(Baca: Ikut Pilgub Jatim, Khofifah Tunggu Restu Jokowi)

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan