Jokowi Adakan Pertemuan dengan Pemimpin Korsel dan Tiongkok di KTT G20

Penulis: Michael Reily

Editor: Ekarina

28/6/2019, 14.18 WIB

Jokowi akan mengingatkan ancaman perang dagang kepada para pemimpin negara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Jokowi Bertemu Pemimpin Korsel dan Tiongkok di G20, Jokowi ke Jepang KTT G20
Laily Rachev | Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo menghadiri KTT G20 di Cina, Senin (5/9)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana telah tiba di Jepang untuk mengikuti pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi  (KTT) G20. Di sela pembahasan G20, Presiden akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan Perdana Menteri Tiongkok Xi Jinping.

Jokowi tiba di Bandara Internasional Kansai, Jepang pagi tadi. Kedatangan Jokowi beserta rombongan disambut oleh Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Toshiko Abe dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif. Selanjutnya, presiden dijadwalkan mengikuti serangkaian pembukaan KTT G20 beserta delegasi resmi sambil menyelipkan agenda pertemuan bilateral.

Turut menyertai Jokowi dalam agenda G20 yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong.

(Baca: Di G20, Jokowi Akan Ingatkan Ancaman Perang Dagang ke Trump & Jinping)

Adapun dalam persiapannya sebelum bertolak ke Jepang tadi malam, dia menyatakan bakal mengingatkan ancaman perang dagang kepada para pemimpin negara, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. "Situasi dunia sekarang dipenuhi ketidakpastian dan dibayangi isu perang dagang yang semakin besar," katanya di Jakarta, Kamis (27/6).

Dia berharap para pemimpin negara dalam G20 bisa menentukan keputusan yang bijak serta kepemimpinan yang kolektif. Sehingga, situasi ketidakpastian dan perang dagang bakal jadi lebih baik untuk seluruh negara.

(Baca: Di KTT G20, Presiden Jokowi Terima 16 Permintaan Pertemuan Bilateral)

Dalam forum G20, dia juga akan membawa dua masalah utama. "Yang pertama yang berkaitan dengan inovasi di bidang digital ekonomi dan kedua berkaitan dalam upaya mengatasi kesenjangan," ujar Jokowi.

Sebanyak 14 negara G20 yang sudah mengajukan pertemuan kepada Indonesia untuk membahas isu bilateral. Namun, dia belum mengatur pertemuan karena waktu yang relatif singkat serta jadwal yang padat.

Beberapa negara yang mengajukan pertemuan itu di antaranya Turki, Korea Selatan, Australia, Kanada, dan Brazil. Selain itu Jokowi direncanakan bertemu Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe. “Di sela-sela KTT G20 tentunya permintaan untuk pertemuan bilateral sangat banyak. Sudah kami terima 16 permintaan,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Rabu lalu.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha