Usai Jokowi - Prabowo, Giliran Sandiaga dan Erick Serukan Persatuan

Penulis: Antara

Editor: Muchamad Nafi

13/7/2019, 13.20 WIB

Kolaborasi milenial pendukung Jokowi dan Prabowo -diwakili oleh Sandiaga dan Erick Tohir- sebagai upaya mengakhiri persaingan panas selama Pilpres 2019.

Sandiaga Uno menyampaikan orasi dalam acara kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta (7/4). Sandiaga Uno mengatakan perjalanannya di lebih dari 1500 titik di Indonesia dalam masa kampanye merupakan perjalanan spiritual bagi dirinya dan Prabowo Subiant
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Sandiaga Uno menyampaikan orasi dalam acara kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta (7/4). Sandiaga Uno mengatakan perjalanannya di lebih dari 1500 titik di Indonesia dalam masa kampanye merupakan perjalanan spiritual bagi dirinya dan Prabowo Subianto.

Setelah Presiden Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ber-silaturahim di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, tadi pagi, giliran kelompok milenial dari kedua kubu akan menyerukan persatuan bangsa. Kolaborasi kelompok ini diwakili oleh milenial pendukung Jokowi yang tergabung dalam KitaSatu dan Gerakan Milenial Indonesia dari pendukung Prabowo.

Acara bergandeng ria ini bakal digelar dalam sebuah forum bernama “Young Penting Indonesia” dengan tema Future Leader Is Coming di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/07/2019) petang.

Berdasarkan sejumlah informasi, mantan calon Wakil Presiden RI pendamping Prabowo di Pilpres 2019, yakni Sandiaga Uno akan hadir sebagai pembicara. Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, dijadwalkan datang pula. Sandiaga dan Erick akan berbicara dalam kapasitas sebagai dua orang pemimpin yang dinilai dapat menginspirasi.

Inisiator “Young Penting Indonesia”, Arief Rosyid mengatakan gerakan kolaborasi tersebut adalah upaya kelompok milenial dalam mengakhiri persaingan yang sempat terjadi dalam Pilpres 2019. “Kita harus bergerak dari tahapan kompetisi ke tahapan kolaborasi dengan bersama membangun bangsa,” kata Arief. Harapannya akan terjaga persaudaraan politik sesama anak bangsa.

(Baca: Setelah Menjajal MRT, Jokowi dan Prabowo Makan Siang Bersama)

Sebelumnya, Ketua Umum Gerakan Milenial Indonesia Shasa Tutuko mengatakan acara kolaborasi milenial itu sebagai usaha menjaga persaudaraan dalam politik. Sedangkan Ketua Umum KitaSatu Pradana Indraputra menyatakan pertemuan itu menunjukkan generasi milenial memilih jalan demokrasi sebagai cara memperkuat bangsa.

Pada Sabtu tadi pagi, Jokowi dan Prabowo telah melakukan pertemuan pertama pasca-Pilpres 2019 di Stasiun MRT Lebak Bulus. Kedua tokoh yang sempat bersaing tegang dalam Pilpres 2019 lalu tersebut lalu menuju kawasan Senayan untuk makan siang di salah satu mal di sana.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan melalui akun Twitter miliknya, @pramonoanung, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo menjadi momen penting bagi proses demokrasi di Indonesia. “Semoga hari ini menjadi hari yang dikenang buat proses demokrasi yang semakin dewasa.”

(Baca: Akhirnya Jokowi dan Prabowo Silaturahmi Sambil Menjajal MRT)

Pramono berharap pertemuan tersebut dapat membuat Indonesia menjadi maju, adil, dan makmur. “Mudah-mudahan pertemuan yang terjadi membuat bangsa ini semakin kuat, maju, adil dan makmur #pertemuan #indonesia #AlFatihah,” Pram melanjutkan cuitannya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan