Analis Prediksi IHSG Hari ini Bervariasi, Rekomendasi Saham Perbankan

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Ameidyo Daud

12/8/2019, 07.14 WIB

IHSG hari ini berpotensi kembali menembus level resistance, ditunjang oleh arus dana masuk sejak awal tahun ke pasar modal.

Bursa, Saham, IHSG
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Analis memprediksi IHSG hari Senin (12/8) melaju bervariasi.

Analis pasar modal memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Senin (12/8) melaju bervariasi. Ini terjadi setelah sepanjang pekan lalu, IHSG terkoreksi tipis 0,92% menjadi 6.282,13 dibandingkan 6.340,18 pada pekan sebelumnya. Beberapa saham seperti PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga direkomendasikan untuk beli.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menilai, potensi IHSG hari ini untuk dapat kembali menembus level resistance terdekat terlihat cukup besar. Menurutnya, kenaikan ini ditunjang oleh arus dana masuk sejak awal tahun ini ke dalam pasar modal. Tercatat investor asing melakukan beli bersih senilai Rp 61,65 triliun baik di pasar reguler maupun negosiasi.

Optimisme William terkait IHSG hari ini juga disebabkan kuatnya fundamental perekonomian yang terlihat dari data-data perekonomian terlansir sejauh ini. Meski, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2019 sebesar 5,05% (yoy), melambat dibandingkan pada periode sama di tahun sebelumnya sebesar 5,27%. Sementara secara kumulatif, ekonomi hanya tumbuh sebesar 5,06%

"Peluang naik masih akan terjadi pada pergerakan IHSG hari ini," kata William dalam risetnya. Menurutnya IHSG hari ini diperdagangkan pada range level 6.231 hingga 6.372.  Dia merekomendasikan beberapa saham perbankan seperti BBNI dan BBCA, selain itu ASII, ASRI, SRIL, TLKM, HMSP, EXCL, MYOR, dan ROTI.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan dalam risetnya, secara teknis pergerakan IHSG hari ini menjadi jenuh dengan membentuk pola bearish counter attack setelah menyentuh resistance moving average 50 hari dan bearish trend line.

Indikator Stochastic yang berfluktuatif dan RSI yang bullish masih memberikan sinyal positif pada pergerakan IHSG selanjutnya. Hal ini membuat IHSG masih akan melanjutkan penguatan. "Meski pun terbatas pada rentang pergerakan 6.254-6.343," kata Lanjar Nafi dalam risetnya.

Saham-saham yang cukup menarik secara teknikal di antaranya, TBLA, SMBR, GGRM, HMSP, BBNI, BBTN, PGAS, JSMR, ADRO, WSKT, PTPP, WEGE, MNCN, UNTR, AKRA, dan ESSA.

Sementara, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menilai dalam risetnya, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.268,72 hingga 6.255,30. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.307,49 hingga 6.332,85.

Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Meskipun demikian, terlihat bahwa Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. "Di sisi lain, terlihat pola bearish bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan Aji.

Ada beberapa saham yang direkomendasikan oleh Nafan untuk diperhatikan investor pasar modal pada perdagangan pasar modal hari ini.

- BBNI, dengan akumulasi beli pada area 7800 – 8000, dengan target harga di level 8250, 8625, 9075 dan 9800. Support: 7800 & 7500.

- BSDE, dengan akumulasi beli pada area level 1355 – 1375, dengan target harga secara bertahap di level 1420, 1500, 1690 and 1880. Support: 1355 & 1310.

- LPCK, dengan akumulasi beli pada area level 1500 – 1520, dengan target harga secara bertahap di level 1630, 1780, 1970, 2410 dan 2860. Support: 1420.

- PPRO, dengan akumulasi beli pada area level 104 – 107, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 115, 122, 148, 174 dan 200. Support: 95.

- WSBP, dengan akumulasi beli pada area level 348 – 352, dengan target harga secara bertahap di level 356, 370, 434, 498 dan 560. Support: 336 & 306.

- WSKT, dengan akumulasi beli pada area level 1770 - 1790, dengan target harga secara bertahap di level 1825, 2030 dan 2240. Support: 1740 & 1670.

 

 

 

 

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN