Pastikan THR dan Gaji 13, Jokowi Tak Singgung Kenaikan Gaji PNS

Penulis: Agustiyanti

16/8/2019, 14.58 WIB

Dalam pidato RAPBN 2020, Presiden Joko Widodo memastikan PNS akan mendapat THR dan gaji ke-13. Namun, ia tak menyinggung kenaikan gaji PNS tahun depan.

jokowi, gaji pns, thr, gaji 13
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Sidang Bersama DPD dan DPR RI. Dalam pidato RAPBN 2020, Jokowi tak menyinggung kenaikan gaji PNS.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah tetap akan memperhatikan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan aparatur negara lainnya dalam pidato penyampaian kerangka Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Namun, Jokowi hanya memastikan bakal kembali mengucurkan THR dan gaji ke-13, tanpa menyingung kenaikan gaji PNS pada tahun depan.

"Pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan aparatur negara, dengan mempertahankan kebijakan penggajian yang sudah ada melalui pemberian gaji dan pensiun ke-13 serta Tunjangan Hari Raya (THR)," ujar Jokowi di depan Sidang Paripurna DPR, Jumat (16/8).

(Baca: Gaji PNS Tak Naik Meski Alokasi Belanja Pegawai pada 2020 Bengkak)

Kendati demikian, menurut Jokowi, pemerintah juga menyiapkan reformasi skema program pensiun dan Jaminan Hari Tua (JHT) untuk aparatur negara. Namun, ia tak menjelaskan lebih jauh terkait skema baru tersebut.

Dalam pidato nota keuangan tahun lalu, Jokowi menyampaikan kenaikan gaji PNS sebesar 5% untuk tahun 2019. Kenaikan gaji tersebut pada akhirnya direalisasikan mulai awal April 2019, tetapi kenaikan gaji pada Januari-Maret 2019 dibayar secara rapel.

(Baca: Anggaran Pendidikan Rp 505,8 Triliun, Begini Program Baru Jokowi)

Adapun pada tahun ini, pemerintah juga mengucurkan anggaran untuk THR dan gaji 13 PNS sebesar Rp 40 triliun. Sejak tahun lalu, komponen THR dan gaji 13 PNS tak hanya mencakup gaji pokok, tetapi juga berbagai tunjangan lainnya.

Jokowi belum merinci anggaran belanja pegawai pada tahun depan. Namun ia menyebut secara total, belanja negara pada tahun 2.528 triliun.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha