Kerusuhan di Papua Barat, Penyaluran BBM Pertamina Sempat Terhambat

Penulis: Ratna Iskana

20/8/2019, 12.42 WIB

Empat SPBU di wilayah Sorong masih tutup.

kerusuhan di papua barat, pertamina, bbm
Pertamina
Penyaluran BBM Pertamina kembali normal pada Selasa (20/8) setelah sehari sebelumnya terjadinya kerusuhan di sejumlah wilayah Papua dan Papua Barat.

Pertamina menyatakan penyaluran BBM di wilayah Manokwari, Sorong, dan Jayapura pada Selasa (20/8) pagi sudah berangsur normal. Sehari sebelumnya, penyaluran BBM Pertamina sempat terhambat oleh aksi massa yang terjadi di beberapa titik di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Unit Manager Communication, Relations & CSR Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero) Brasto Galih Nugroho menyampaikan, ketahanan stok di Terminal BBM Manokwari, Sorong, dan Jayapura dalam kondisi optimal.

“Penyaluran ke lembaga penyalur pagi ini berjalan dengan baik dengan adanya pengamanan dari petugas dan kerja sama yang baik dari masyarakat,” kata Brasto dalam siaran pers pada Selasa (20/8).

(Baca: Soal Rusuh Manokwari, Jokowi Minta Pace dan Mace Beri Maaf)

Stok BBM di lembaga penyalur wilayah Manokwari tersedia setelah dibukanya kembali akses jalan yang sempat terblokir di dua titik dari dan menuju Terminal BBM Manokwari. Penyaluran BBM untuk memperkuat stok di SPBU, DPPU Rendani, PLTD Andai dan PLTD Sanggeng.  Selain itu untuk menyuplai kebutuhan harian masyarakat.

Kebutuhan BBM di wilayah Sorong dipasok dari tujuh titik lembaga penyalur/SPBU di wilayah kota dan luar Kota Sorong. Kondisi stok di masing-masing SPBU terpantau masih mencukupi dan antrian terpantau normal, meskipun empat dari tujuh SPBU masih tutup sementara sampai kondisi kembali kondusif.

Stok di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) DEO Sorong juga dilaporkan dalam kondisi aman. Sehingga bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong dapat beroperasi.

Pertamina juga menyalurkan lakukan penyaluran BBM dari Terminal BBM Jayapura ke lembaga penyalur sejak pukul 04.00 WIT. Penyaluran menuju DPPU Sentani juga telah dilakukan kembali dan beroperasi secara normal.

Selain itu, Terminal BBM Jayapura juga melakukan stock build-up untuk wilayah Kota Jayapura dan 11 kabupaten lainnya. Termasuk di wilayah Kabupaten Sarmi, Keerom, Jayawijaya, Tolikara, Yahukimo, Pegunungan Bintang hingga wilayah pengunungan yang penyalurannya dilakukan melalui pesawat udara.

Pertamina terus memantau kondisi dalam melakukan penyaluran BBM serta memastikan seluruh aktivitas penyaluran di wilayah Papua dan Papua Barat dilakukan dengan memperhatikan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE).

(Baca: SPBU Bertambah, Konsumsi Pertamax di Papua Barat Naik Hingga 117%)

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN