Toyota Astra Prediksi Target Penjualan 1,1 Juta Mobil Tak Tercapai

Penulis: Rizky Alika

Editor: Ratna Iskana

21/8/2019, 22.01 WIB

Perlambatan penjualan mobil ini kerap terjadi setiap Pemilihan Presiden dilaksanakan.

toyota astra motor
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, mobil Toyota di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Toyota Astra memproyeksi target penjualan mobil sebesar 1,1 juta tahun ini tak tercapai.

PT Toyota Astra Motor (TAM) memproyeksi target penjualan kendaraan sebesar 1,1 juta pada tahun ini tidak akan tercapai. Apalagi, momentum penjualan mobil telah lewat.

Biasanya, penjualan mobil bisa terdongkrak dengan acara tahunan Indonesia Motor Show (IMS) dan Gakindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Executive General Manager TAM Fransiskus Soerjopranoto memperkirakan penjualan mobil tahun ini akan meleset tipis dari target berkisar 1.060-1.070 unit. 

Hingga Juli 2019, penjualan mobil domestik baru mencapai 570.331 unit atau baru mencapai 51,8% dari target sebesar 1,1 juta unit pada tahun ini. Penjualan mobil hingga Juli 2019 turun sebesar 13,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Soerjopranoto mengatakan penurunan penjualan mobil terjadi lantaran adanya Pemilihan Presiden (pilpres) pada paruh pertama tahun ini. Perlambatan penjualan mobil ini kerap terjadi setiap pilpres dilaksanakan.

Selain itu, perang dagang yangterus berlanjut juga berdampak pada resesi ekonomi di sejumlah negara. Kedua faktor tersebut membuat pembelian kendaraan tertahan lantaran sejumlah pihak masih wait and see.

(Baca: Penjualan Mobil Selama Tujuh Bulan Tahun Ini Turun 13,7%)

Meski begitu, Agen Penjual Mobil (APM) telah melakukan antisipasi terhadap kondisi tersebut. Salah satunya dengan meluncurkan produk baru yang lebih banyak dibandingkan 2018 lalu.

"Toyota saja tahun lalu meluncurkan enam produk baru. Tahun ini kami sudah keluarkan enam produk, dan akan ada tiga produk baru lagi," ujar Soerjopranoto ke Katadata.co.id pada Rabu (21/8).

Di sisi lain, APM juga menawarkan berbagai strategi penjualan, cicilan rendah dan keringanan uang muka. Beragam promo juga akan ditawarkan menjelang akhir tahun ini.

Soerjopranoto berharap akan ada lonjakan penjualan pada triwulan IV ini. "Khususnya pada Desember karena demand bertemu dengan penawaran. Customer melihat waktunya tepat," ujarnya.

(Baca: Penjualan Mobil Murah pada Mei 2019 Turun 16,88%)

Berdasarkan data Gaikindo, penurunan penjualan secara tahunan terjadi hampir di seluruh merek kendaraan. Pada Juli 2019, PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penjualan sebanyak 44.357 unit atau turun 19,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan penjualan bulan lalu lebih dalam dari bulan Juni yang melambat 5,5%. Catatan positif hanya dicapai merek Izusu yang mengalami kenaikan tipis 1,1%. Sementara, merek lainnya yakni Toyota, Daihatsu, Peugeot mengalami penurunan.

Hal yang sama terjadi pada kendaraan non-Astra yang terjual 44.753 unit atau  turun 14,9% ketimbang Juli 2018. Penjualan merek seperti Mitsubishi, Honda, Suzuki, dan lainnya mengalami penurunan. Sedangkan  kenaikan hanya terjadi pada merek Nissan yang tercatat melonjak 248,5% secara tahunan.

(Baca: Infografik: Lima Pemain Mobil Listrik di Indonesia)

Reporter: Rizky Alika

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan