Manufaktur AS Lesu, Harga Emas Antam Naik dan Cetak Rekor Lagi

Penulis: Desy Setyowati

4/9/2019, 09.22 WIB

Aktivitas manufaktur AS yang terkontraksi pada Agustus ini merupakan pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. Harga emas Antam cetak rekor lagi.

Harga emas Antam naik Rp 10 ribu per gram dan kembali cetak rekor.
KATADATA/Agung Samosir
Harga emas Antam naik Rp 10 ribu per gram dan kembali cetak rekor.

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 10.000 menjadi Rp 775 ribu per gram pada hari ini (2/9). Harga logam mulia ini pun kembali mencetak rekor.

Kenaikan ini menyusul peningkatan harga emas dunia di pasar spot 1% pada penutupan perdagangan kemarin. Hal ini karena kekhawatiran pasar terkait ekonomi dunia meningkat.

Ahli Strategi Komoditas di TD Securities Ryan McKay mengatakan, pasar khawatir perekonomian Amerika Serikat (AS) akan terus melambat. Hal itu karena data manufaktur Negeri Paman Sam tercatat lesu.

Aktivitas manufaktur AS yang terkontraksi pada Agustus ini merupakan pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. “Data manufaktur yang lemah akan semakin memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan perlu agresif dengan penurunan suku bunga," kata Ryan dikutip dari Reuters, Selasa (3/9) malam.

Selain itu, kekhawatiran akan isu perlambatan ekonomi dunia meningkat karena ada beberapa faktor lain. Di antaranya, ketidakpastian Brexit, politik di Italia, dan protes di Hong Kong. “Ada banyak hal yang positif untuk (kenaikan harga) emas,” kata dia.

(Baca: Investor Pantau Tensi AS-Tiongkok, Harga Emas Antam Naik Rp 5 Ribu)

Meski begitu, menurut Ahli Strategi Komoditas Senior di RJO Futures Phillip Streible ada beberapa instrumen investasi yang dianggap aman (safe haven) oleh investor, selain emas. Ia mencontohkan, surat utang AS (US Treasury) dan perak. “Dolar AS juga dipandang aman,” katanya.

 

Sepanjang Agustus saja, harga emas di pasar spot tercatat naik US$ 100. Harga logam mulia ini pun meningkat selama empat bulan berturut-turut, baik Antam maupun dunia.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka di bursa comex menguat 0,03% dibanding penutupan kemarin, menjadi US$ 1.556 per ons pada perdagangan 3 September, pukul 09.02 PM EDT. Sedangkan harga emas di pasar spot, turun 0,06% menjadi US$ 1.546 per ons pada pukul 09.02 PM EDT.

Sejak awal tahun ini, harga emas di pasar spot naik 20,56%. Harga logam mulia ini pun tercatat meningkat hampir 23% dari posisi terendah April lalu.

(Baca: Kenaikan Harga Emas dan Cabai Memicu Inflasi Bulan Agustus)

Di dalam negeri, berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam naik Rp 10.000 menjadi Rp 775 ribu per gram pada perdagangan hari ini. Harga emas penjualan kembali (buyback) juga naik Rp 8.000 menjadi Rp 699 ribu per gram.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, 4 September 2019*

Emas Batangan 0,5 gram                    Rp 412.000

Emas Batangan 1 gram                        Rp 775.000

Emas Batangan 2 gram                       Rp 1.499.000

Emas Batangan 3 gram                       Rp 2.227.000

Emas Batangan 5 gram                       Rp 3.695.000

Emas Batangan 10 gram                     Rp 7.325.000

Emas Batangan 25 gram                    Rp 18.205.000

Emas Batangan 50 gram                    Rp 36.335.000

Emas Batangan 100 gram                  Rp 72.600.000

*Daftar harga emas sesuai yang tertera pada laman www.logammulia.com untuk lokasi Butik Emas Logam Mulia Pulo Gadung

(Baca: Harga Emas Dunia Terus Naik di Tengah Sinyal Resesi AS)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan