Traveloka Tanggapi Kabar Pendanaan Baru Senilai Rp 7,1 Triliun

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Yuliawati

4/9/2019, 15.34 WIB

Investasi yang masuk dikabarkan akan meningkatkan valuasi Traveloka menjadi US$ 4,5 miliar (sekitar Rp 63,9 triliun).

Traveloka, pendanaan
Katadata
Ilustrasi. Traveloka dikabarkan akan mendapat suntikan dana baru.

Traveloka dikabarkan tengah dalam pembicaraan untuk mengumpulkan dana segar sebesar US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,1 triliun. Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, putaran pendanaan itu akan ditutup dalam dua bulan ke depan.

Dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Senior Vice President Financial Products Traveloka Alvin Kumarga mengatakan belum dapat memberikan informasi. "Kami belum ada informasi tentang itu, itu dari internal. (Sehingga) belum bisa kami disclose (ungkapkan)," ujar Alvin kepada Katadata, di sela-sela acara Indonesia Fintech Forum 2019 di Auditorium Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (4/9).

(Baca: Rilis Fitur Baru, Traveloka Sediakan Asuransi Perjalanan hingga Bagasi)

Mengutip The Wall Street Journal, pada akhir Juli lalu, investasi yang masuk akan meningkatkan valuasi Traveloka menjadi US$ 4,5 miliar (sekitar Rp 63,9 triliun). Namun, tidak disebutkan secara rinci investor mana saja yang bakal berpartisipasi dalam pendanaan ini.

Kabar Traveloka mencari pendanaan baru sebenarnya sudah berhembus sejak akhir tahun lalu. Namun, salah satu unicorn Tanah Air itu enggan berkomentar. Berdasarkan data Crunchbase, Traveloka sudah mengumpulkan modal US$ 920 juta atau sekitar Rp 13,1 triliun.

Pada akhir 2017, Traveloka dikabarkan menerima investasi sekitar US$ 500 juta. Beberapa investor yang terlibat dalam pendanaan itu adalah East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD.com, dan Sequoia Capital. Startup ini juga mendapat dana segar dari Expedia US$ 350 juta pada Juli 2017.


Traveloka adalah startup teknologi pertama Indonesia yang mengembangkan bisnisnya ke Asia Tenggara. Layanannya tersedia di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura dan Filipina. Perusahaan ini juga terus berinovasi mengembangkan beragam produk.

Hingga saat ini Traveloka memiliki empat bidang bisnis utamanya, mulai dari layanan di bidang transportasi, akomodasi penginapan atau hotel, gaya hidup dan liburan melalui fitur Traveloka Xperience, dan yang teranyar financial service berupa sistem cicilan melalui fitur Paylater dan asuransi melalui fitur Traveloka Protect.

(Baca: Sistem Cicilan Paylater di Traveloka Tumbuh 50 Kali Lipat)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan