Hutama Karya Targetkan Tiga Ruas Tol Sumatera Beroperasi Akhir Tahun

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Ekarina

5/9/2019, 15.29 WIB

Ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 185 kilometer bakal rampung pada bulan ini.

Tol Medan-Binjai akses Marelan-Tanjung Mulia yang dibangun oleh PT Hutama Karya (Persero) akan diresmikan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. Tol ini merupakan bagian dari Trans Sumatera yang akan menghubungkan Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 km y
KATADATA/HARI WIDOWATI
Tol Medan-Binjai akses Marelan-Tanjung Mulia yang dibangun oleh PT Hutama Karya (Persero) akan diresmikan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. Tol ini merupakan bagian dari Trans Sumatera yang akan menghubungkan Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 km yang ditargetkan tuntas pada 2024.

PT Hutama Karya menargetkan pengoperasian tiga ruas jalan tol pada akhir 2019. Ketiga ruas tol itu merupakan bagian dari proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Direktur Utama PT Hutama Karya Bintang Perbowo mengatakan, ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 185  kilometer bakal rampung pada September ini. "Rencananya diresmikan langsung oleh Presiden RI pada September dan akan menyambungkan Bakauheni hingga Palembang," ujar Bintang di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (5/9).

Pada Maret lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan Ruas Tol Bakauheni- Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer. Sedangkan 33 kilometer sisa ruas tol tersebut, yang menyambungkan Kayu Agung-Palembang, konsesinya dimiliki oleh pihak lain.  Namun diharapkan tol ini dapat difungsikan pada akhir 2019.

Dengan ruas tol ini, waktu perjalanan Bakauheni-Palembang diperkirakan menjadi empat jam dari yang sebelumnya 10-12 jam. Adapun total jarak keduanya kurang lebih 365 kilometer.

(Baca: Meski Pendapatan Turun, Laba Bersih Hutama Karya Melonjak Hampir 80%)

Ruas tol lain yang ditargetkan beroperasi tahun ini adalah Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer. Rencananya, jalur ini segera diresmikan pada akhir November 2019.

Pembebasan lahan ruas tol tersebut telah mencapai 96,61 % dengan progres konstruksi mencapai 58,7 %.  Tol Ruas Pekanbaru-Dumai akan mempersingkat waktu tempuh perjalanan maupun logistik barang menjadi 1,5 jam, dibandingkan sebelumnya yang bisa mencapai 4,5 jam.

(Baca: Tol Sumatera Langka BBM, Pertamina Tambah SPBU dan Mobil Dispenser)

Ruas yang berikutnya ditargetkan dapat beroperasi di akhir tahun ini yaitu sebagian jalan tol Banda Aceh-Sigli. Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya, Agung Fajarwanto mengungkapkan, ruas tol ini memiliki total panjang  jalan yaitu sekitar 73 km.

Namun yang ditargetkan beroperasi tahun ini baru sebagian, yakni sepanjang 13,5 kilometer atau mencakup ruas Indrapuri-Blang Bintang. Ruas tersebut merupakan seksi IV dari tol Banda Aceh-Sigli. "Di ujung tahun ini kami akan mengoperasikan sebagian dari Banda Aceh-Sigli," kata Agung.

(Baca: Hingga Mei, Pemerintah Sudah Rampungkan 77 Proyek Strategis Nasional)

Seperti diketahui, jalan tol Trans Sumatera merupakan proyek strategis nasional dengan total panjang jalan tol yang bakal dibangung sepanjang 2.765 km. Dari total tersebut, ada 12 ruas tol yang menjadi prioritas yaitu sepanjang 1.807 km.

Pembangunan 12 ruas tol prioritas itu menyerap investasi sekitar Rp 339 miliar, yang mana 73% pendanaan berasal dari ekuitas dan 27% dari pinjaman.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN