Bulog Targetkan 18 Ribu Ton Daging Kerbau India Datang Akhir Tahun

Penulis: Rizky Alika

Editor: Ekarina

20/9/2019, 17.40 WIB

Impor daging dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan dengan kapasitas gudang.

Daging beku sapi yang diimpor Bulog dari Australia dijual seharga Rp 80 ribu per kilogram.
Arief Kamaludin|KATADATA
Daging beku sapi yang diimpor Bulog dari Australia dijual seharga Rp 80 ribu per kilogram.

Perum Bulog (Persero) menargetkan 18 ribu ton impor daging kerbau asal India masuk pada Desember 2019. Jumlah tersebut merupakan bagian dari izin impor daging yang didapat Bulog sepanjang tahun ini sebanyak 100 ribu ton.

"Desember awal 18 ribu ton semua datang. Tapi datangnya bertahap," kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso di kantornya, Jakarta, Jumat (20/9).

Menurutnya, impor  daging dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan dengan kapasitas gudang. Hal ini dikarenakan, kurangnya fasilitas gudang pendingin (cold storage) . Sementara, penyimpanan daging kerbau tidak bisa dilakukan di pelabuhan karena biayanya cukup besar.

Sehingga, setiap impor yang datang akan menyesuaikan dengan kapasitas gudang. Oleh karena itu, proses impor dalam satu bulan bisa dilakukan dalam beberapa tahap.

(Baca: Bulog Sebut Impor Daging Sapi Brasil Mundur ke Tahun Depan)

Budi juga mengaku pihaknya telah bekerja sama dengan pihak penyalur daging kerbau. Dengan demikian, harga daging yang dijual bisa tetap terjangkau bagi masyarakat di kisaran Rp 80 ribu per kilogram.

Selain impor daging kerbau, Bulog akan mengimpor daging sapi Brasil sebanyak 30 ribu ton. Impor tersebut diperkirakan masuk pada Januari 2020 atau mundur dari penugasan tahun ini.

Bulog berdalih, mundurnya jadwal impor karena pihaknya hingga kini belum menerima surat penugasan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), rekomendasi dari Kementerian Pertanian, dan surat persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan. Terlebih lagi, proses pengiriman daging dari Brasil membutuhkan waktu 47 hari.

Adapun impor daging sapi Brasil menurutnya akan digunakan untuk memasok kebutuhan dalam negeri.Harga daging sapi Brasil dinilai lebih terjangkau dibandingkan daging dari negara lainnya seperti Australia.

Meski demikian dia menegaskan, daging sapi Brasil telah memenuhi persyaratan halal sesuai dengan standar MUI.

(Baca: Berdikari Targetkan Impor Daging Brasil Masuk Pekan Kedua November)

Reporter: Rizky Alika

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan