IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Saham Tambang Banyak Direkomendasi

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Martha Ruth Thertina

10/10/2019, 06.40 WIB

IHSG diprediksi belum akan menguat tajam lantaran masih minimnya sentimen positif.

IHSG hari ini, rekomendasi saham
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Seorang pekerja melintas di layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Pusat (08/08).

Beberapa analis memprediksikan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini, Kamis, 10 Oktober 2019. Ini artinya, IHSG berpotensi rebound setelah terkoreksi 0,17% ke level 6.029,16 pada perdagangan kemarin.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG kemarin terkoreksi imbas sentimen global. "Terutama dari permerintah Tiongkok yang mengisyaratkan tidak akan mengikuti kemauan Amerika Serikat terkait negosiasi dagang," kata dia dalam riset tertulisnya.

Meski begitu, secara teknikal, ia melihat peluang penguatan IHSG pada perdagangan hari ini. Namun, penguatan kemungkinan terbatas lantaran masih minimnya sentimen positif yang bisa menyokongnya.

(Baca: Katadata Market Index: IHSG Oktober Bearish karena Ekonomi Domestik)

Ia memprediksi level resistance pertama dan kedua berada pada rentang level 6.062 hingga 6.046. Sedangkan level support pertama maupun kedua berada pada rentang antara 6.015 hingga 6.000.

Rekomendasi saham dari Denies yaitu Vale Indonesia (INCO), Bukit Asam (PTBA), dan Bank Negara Indonesia (BBNI).

Senada, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi melihat, berdasarkan analisis teknikal, IHSG hari ini akan bergerak menguat. "Dengan level support dan resistance IHSG hari ini di rentang level 6.020-6.142," kata dia.

Saham-saham yang masih menarik untuk diperhatikan oleh investor di antaranya Chandra Asri Petrochemical (TPIA), H.M. Sampoerna (HMSP), Unilever Indonesia (UNVR), Bank Cimb Niaga (BNGA), Sarana Menara Nusantara (TOWR).

Selain itu, Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Sri Rejeki Isman (SRIL), Indo Tambangraya Mega (ITMG), Bukit Asam (PTBA), dan Adaro Energy (ADRO).

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama juga melihat indikasi penguatan IHSG hari ini. "Sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata dia.

Ia memprediksikan level resistance pertama maupun kedua berada pada level 6.077,33 hingga 6.138,25. Sedangkan level support pertama maupun kedua IHSG hari ini berada pada rentang level 5.988,87 hingga 5.907,12.

Rekomendasi saham dari Nafan, antara lain Astra International (ASII), Bank Tabungan Negara (BBTN), Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Japfa Comfeed Indonesia (JPFA), Medco Energi Internasional (MEDC), dan Unilever Indonesia (UNVR).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan