Gandeng Schlumberger, Elnusa Raih Kontrak US$ 95,6 Juta di Mahakam

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

21/10/2019, 19.06 WIB

Selain meraih kontrak baru, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi Elnusa untuk mendapatkan teknologi pengeboran dari Schlumberger.

Elnusa
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, logo PT Elnusa Tbk. Elnusa bekerja sama dengan Schlumberger dalam kontrak cementing di Blok Mahakam. Nilai kontrak tersebut mencapai US$ 95,6 juta.

PT Elnusa (Tbk) membentuk konsorsium dengan PT Dowell Anadrill Schlumberger untuk penyediaan jasa cementing di wilayah operasi rawa-rawa delta Mahakam. Nilai kontrak kerja sama tersebut mencapai US$ 95,6 juta.

Kontrak berdurasi hingga Oktober 2021 dengan komitmen TKDN sebesar 35,11%. Cementing merupakan salah satu prosedur dalam kegiatan pengeboran sumur migas, yakni memompakan sejenis semen khusus ke dalam lubang sumur.

Direktur Utama PHM Eko Agus Sardjono menyebut kerja sama dengan Schlumberger merupakan upaya perusahaan mendukung kegiatan operasi Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Selain itu, kerja sama tersebut juga dapat meningkatkan kapasitas perusahaan nasional. 

Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas Erwin Suryadi berharap bakal ada alih teknologi cementing kepada perusahaan dalam negeri sehingga ke depan bisa mandiri. Terlebih lagi, pengerjaan jasa cementing berisiko tinggi karena berkaitan langsung dengan keselamatan operasi.

(Baca: Pertamina Hemat Biaya 37% dengan Pengeboran Tanpa Rig di Blok Mahakam)

"Dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan dalam negeri harus menjadi pemain utama dalam kegiatan pengeboran di Indonesia," ujarnya seperti dikutip berdasarkan keterangan tertulis Senin (21/10).

Sebelumnya, Elnusa menggandeng perusahaan asal Norwegia TGS - NOPEC Geophysical Company untuk meraih proyek survei seismik dengan metode multi klien (multi client seismic survey). Kerja sama ini bagian dari upaya perusahaan menjajaki peluang bisnis baru.

Melalui survei seismik metode multi client, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas tidak perlu mengeluarkan biaya survei seismik sepenuhnya, melainkan patungan dengan kontraktor migas lainnya. Elnusa menawarkan proyek ini sebagai salah satu solusi dalam menggeliatkan aktivitas eksplorasi migas tanah air.

Elnusa telah memberikan berbagai jasa survei seismik sejak 1972. Perusahaan mengklaim sebagai perusahaan jasa seismik dengan luas cakupan area terluas di Indonesia, meliputi darat, zona transisi, maupun laut.

Elnusa juga memberikan jasa survei seismik untuk kontraktor di luar Indonesia, di antaranya survei seismik laut di Semenanjung Indocina untuk SOCO Exploration (Vietnam) Ltd. Di sisi lain, TGS disebut Elnusa sebagai perusahaan penyedia data studi awal dan memiliki jejaring eksplorasi multi client yang potensial.

(Baca: Perluas Pasar, Elnusa Mulai Berbisnis di Afrika)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan