Jokowi Tunjuk Kepala RSPAD Dokter Terawan Jadi Menteri Kesehatan

Penulis: Rizky Alika

Editor: Ekarina

22/10/2019, 20.39 WIB

Setelah mengemban tugas sebagai menteri, dia menyatakan siap melepas tugas dan posisi sebelumnya di TNI.

Dokter Terawan Agus Putranto, Menkes, Jokowi, BPJS
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Kepala Rumah Sakit Pusat TNI AD Gatot Soebroto Dokter Terawan Agus Putranto akan menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Mayjen dr Terawan Agus Putranto ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi posisi menteri kesehatan pada kabinet baru pemerintah periode 2019-2024. Hal ini dia ungkapkan, usai pertemuannya dengan presiden di Istana Negara. 

"Mendapat amanah baru, tugas baru yang harus saya laksanakan. Benar (menjadi Menkes)," ujarnya di Kompleks Istana, Selasa (22/10).

Setelah mengemban tugas sebagai menteri, dia menyatakan siap melepas tugas dan posisi sebelumnya di TNI. Terawan juga mengatakan bakal berfokus membantu kinerja presiden dalam kabinet yang baru serta mencapai visi pemerintah.

"Begitu dilantik, saya pensiun (dari TNI). Namun saya tetap menjadi dokter, bisa menolong dan sebagainya," kata dia. 

(Baca: Dokter Terawan Sambangi Istana Gunakan Kemeja Putih)

Dokter Terawan juga mengungkapkan dalam pertemuannya bersama Jokowi banyak hal yang dibahas, seperti masalah BPJS dan stunting.

Ke depan, dia dan pemerintah akan mendetailkan mengenai apa saja yang menjadi akar masalah BPJS.  "Harapannya, ini bisa terselesaikan dengan baik dan bisa membahagiakan semua," kata dia. 

Nama dokter Terawan cukup kontroversial di dunia medis. Ia mengantongi banyak penghargaan atas metode 'cuci otak' atau dalam istilah medis dikenal sebagai digital substraction angiography (DSA).

(Baca: Temui Jokowi, Politisi PKB Agus Suparmanto Diminta Urus Perdagangan)

Metode itu disebut telah menyelamatkan banyak pasien, terutama yang menderita penyakit stroke. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pernah mengeluarkan keputusan untuk memecat dokter radiologi itu mesti kemudian membatalkannya.

Sepanjang hari ini, Presiden Joko Widodo telah memanggil sejumlah tokoh untuk mengisisi posisi menteri di kabinet pemerintahan periode keduanya.

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan eks Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya menyatakan mendapat mandat untuk meneruskan pekerjanaannya di kabinet sebelumnya.

Selain itu, terdapat mantan menteri kabinet kerja yang juga turut datang ke Istana seperti Budi Karya Sumadi, Yasonna Laoly, dan Sofyan Djalil. Ketiganya mendapuk jabatan yang sama dengan sebelumnya.

Berikut daftar tokoh yang dipanggil ke Istana Kepresidenan dalam rangkaian perkenalan calon menteri pada Senin (21/10) hingga Selasa (22/10) malam:

1. Mahfud Md
2. Nadiem Makarim
3. Wishnutama
4. Erick Thohir
5. Tito Karnavian
6. Airlangga Hartarto (Golkar)
7. Pratikno
8. Fadjroel Rachman
9. Nico Harjanto 1
0. Prabowo Subianto (Gerindra)
11. Edhy Prabowo (Gerindra)
12. Sri Mulyani
13. Syahrul Yasin Limpo (NasDem)
14. Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar)
15. Juliari Batubara (PDIP)
16. Siti Nurbaya (NasDem)
17. Suharso Monoarfa (PPP)
18. Mantan Wakil Panglima TNI Fachrul Rozi
19. Ida Fauziah (PKB)
20. Bahlil Lahadalia (Golkar)
21. Basuki Hadimuljono
22. Abdul Halim (PKB)
23. Zainudin Amali
24. Yasonna Laoly (PDIP)
25. Budi Karya Sumadi
26. Moeldoko
27. Sofyan Djalil
28. Tjahjo Kumolo (PDIP)
29. Johnny Plate (NasDem)
30. Bambang Brodjonegoro
31. Agus Suparmanto
32. Luhut Pandjaitan
33. Teten Masduki
34. Terawan

 

Reporter: Rizky Alika

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan