Jokowi Beri Parpol Jatah 17 Menteri, PDIP Paling Banyak

Penulis: Ameidyo Daud

23/10/2019, 08.12 WIB

Tak ada nama kader Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional masuk kabinet.

Kabinet Jokowi, Menteri, partai politik
ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019). Jokowi dikabarkan beri jatah menteri bagi 16 kader parpol.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik kabinet periode dua pemerintahannya di Istana Negara,  Jakarta, Rabu (23/10).  Pelantikan dilakukan setelah proses wawancara dilakukan Presiden selama dua hari belakangan. Setidaknya sudah ada 35 calon menteri dan yang datang ke istana untuk menemui Jokowi.

Dari 35 orang calon penghuni kabinet, 17 di antaranya merupakan kader partai politik. PDI Perjuangan menjadi penyumbang calon menteri terbanyak dengan jatah setidaknya 5 orang kader partai banteng.

Tiga politikus PDIP lawas yakni Tjahjo Kumolo, Yasonna Laoly, dan Pramono Anung menjadi wajah lama yang kembali menghuni kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.  Sedangkan Juliari Batubara akan jadi kader besutan Megawati Soekarnoputri yang baru bergabung sebagai pembantu presiden.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata.co.id, Tjahjo yang menjabat sebagai Menteri dalam Negeri pada Kabinet Kerja dikabarkan menjadi Menteri koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Sedangkan Yasonna dan Pramono disebut bertahan di posisi sebelumnya.

"Posisinya lebih baik tunggu pelantikan," ujar Tjahjo hari Selasa (22/10) usai dipanggil Jokowi di Istana.

(Baca: Belasan Tokoh Potensial Jadi Wajah Baru di Kabinet Jokowi)

Sebagian partai koalisi Jokowi-Ma'ruf lainnya mendapatkan jatah kursi yang sama yakni tiga kursi. Partai tersebut yakni Golkar, PKB, NasDem. Hanya PPP yang mendapat jatah satu kursi.

Sedangkan oposisi yang berpindah jadi koalisi,  Partai Gerindra,  mendapatkan dua kursi. Nama Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo jadi kader partai berlambang garuda yang masuk kabinet.

Dalam Kabinet Kerja jilid II dikabarkan tak ada nama kader Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional. Padahal Ketua Umum Demokrat dan PAN yakni Susilo Bambang Yudhoyono serta Zulkifli Hasan telah bertemu Jokowi.

Sedangkan 18 posisi menteri dan setingkat menteri akan ditempati 18 orang berlatar belakang non partai. Beberapa nama seperti Sri Mulyani, Retno P. Marsudi, Basuki Hadimuljono, hingga Luhut B. Pandjaitan akan menduduki posisi yang lama.

Sebanyak 32 dari 34 pos kementerian dalam kabinet periode 2019 -2024 sudah terisi. Dua kursi menteri yang masih belum jelas sosok pengisinya adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

(Baca: Diangkat Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Disebut Perwakilan PDIP)

Ini rincian nama kader parpol yang akhirnya masuk Kabinet Indonesia Maju:

PDIP

  1. Tjahjo Kumolo sebagai Menteri PAN-RB.
  2. Yasonna Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM.
  3. Juliari Batubara sebagai Menteri Sosial.
  4. Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet.
  5. Gusti Ayu Bintang Darmavati sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Golkar

  1. Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
  2. Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Mengteri Perindustrian.
  3. Zainuddin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olah Raga.

Nasdem

  1. Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian
  2. Siti Nurbaya Bakar sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  3. Johnny G. Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika

PKB

  1. Ida Fauziah sebagai Menteri Ketenagakerjaan
  2. Abdul Halim Iskandar sebagai Menteri Desa dan PDTT
  3. Agus Suparmanto sebagai Menteri Perdagangan

Gerindra

  1. Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan
  2. Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan Perikanan

PPP

  1. Suharso Monoarfa sebagai Kepala Bappenas

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan