Jokowi Tegur Para Menteri karena Pemberdayaan UMKM Tak Fokus

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Ameidyo Daud

11/11/2019, 17.38 WIB

Jokowi beralasan, berbagai program untuk memacu UMKM tak fokus dan masih tersebar di berbagai kementerian/lembaga maupun swasta.

Jokowi tegur menteri, UMKM, Usaha kecil
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11/2019). dalam rapat tersebut Jokowi menegur para menteri karena program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM yang dimiliki pemerintah saat ini belum berdampak signifikan terhadap kemajuan usaha kecil. Jokowi beralasan, berbagai program tersebut tak fokus dan masih tersebar di berbagai kementerian/lembaga maupun swasta.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi menegur para menteri karena program pemberdayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM  saat ini belum berdampak signifikan terhadap kemajuan usaha kecil. Jokowi beralasan, berbagai program pemerintah tersebut tak fokus dan masih tersebar di berbagai kementerian/lembaga maupun swasta. 

Jokowi mencontohkan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Sementara itu, Kementerian Keuangan memiliki program pemberdayaan UMKM bernama pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Kementerian lain juga memiliki program serupa. 

"(Program pemberdayaan UMKM) tidak terkoordinasi dan terkonsolidasi, sehingga hasilnya kurang nendang," kata Jokowi saat membuka Rapat Terbatas soal UMKM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11).

(Baca: Jokowi Minta Para Bankir Turunkan Bunga Kredit dan Salurkan ke UMKM)

Meski ada beragam program pemberdayaan UMKM dari berbagai K/L dan swasta, Jokowi menilai target kelompoknya hanya itu-itu saja dan masih bersifat monoton.  Presiden juga menilai program pemberdayaan tersebut masih tidak sesuai kebutuhan UMKM. Contohnya, meski ada subsidi, suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM saat ini masih sekitar 7%.

Atas dasar itu, dia meminta agar suku bunga KUR bagi UMKM bisa lebih diturunkan dengan cara menambahkan anggaran subsidi. Rencananya, suku bunga KUR bagi UMKM akan diturunkan lagi hingga 6%. Hanya saja, Kepala Negara menilai hal tersebut masih kurang.  "Saya minta (anggaran subsidi bunga KUR) tahun depan bisa ditingkatkan dua kali lipat, tetapi harus tembakkan program ini ke usaha produksi," kata Jokowi.

(Baca: Bertemu Menteri Koperasi, Bos Tokopedia Ungkap Peluang UMKM Ekspor)

Mantan Walikota Solo itu juga memerintahkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggandeng UMKM ketika ada investasi yang masuk ke Indonesia. Dengan demikian, para pengusaha UMKM mendapatkan manfaat dari adanya investasi di suatu daerah.

"Jalan tol, rest area, terminal bandara, beri ruang pada pengusaha mikro kecil. Jangan sampai prioritas kepada brand asing. Ini kebalik," ucapnya.

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan