Susun RPJMN 2020-2024, Bappenas Targetkan Optimistis Ekonomi Tumbuh 6%

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Ameidyo Daud

14/11/2019, 20.31 WIB

Selain skenario optimistis, Bappenas juga punya skenario pesimistis dan moderat.

Pertumbuhan ekonomi 6%, Bappenas, Target ekonomi
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa usai sidang kabinet paripurna di Istana negara (14/11) menyampaikan target optimis pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 6% hingga 2024.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas menargetkan rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6% dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional atau RPJMN 2020-2024. Target pertumbuhan ekonomi tersebut diambil berdasarkan skenario optimistis selama lima tahun ke depan.

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pihaknya telah membuat tiga skenario dalam target RPJMN 2020-2024. Selain optimistis, Bappenas memiliki skenario pesimistis dan moderat.

Suharso juga telah menyampaikan target berdasarkan ketiga skenario tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala Negara akan memilih skenario mana yang akan diambil dalam empat tahun ke depan.

"Pertumbuhan ekonomi kalau bisa rata-rata 6%," katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/11).

(Baca: Wabah Resesi Ancam Ekonomi Global)

Suharso juga memaparkan target optimistis pemerintah lainnya dalam RPJMN 2020-2024. Untuk tingkat inflasi, pemerintah mematok angka di bawah 3,5%. Sedangkan untuk nilai tukar rupiah, Bappenas menargetkan angkanya berada di bawah Rp 14 ribu selama lima tahun.

Adapun, Suharso menyebut target untuk lifting migas dalam RPJMN 2020-2024 menurun. Pada rencana pembangunan menengah, lifting minyak ditargetkan 722-805 ribu barel per hari. Sementara, lifting gas sebesar 1,21-1,30 juta barel setara minyak per hari. 

"Tapi kami punya cara mengatasinya dengan Biodiesel 30% (B30), Biodiesel 50% (B50), dan seterusnya," kata Suharso menjelaskan sumber energi alternatif lainnya.

(Baca: Menko Airlangga Siapkan 15 Jurus Tangkal Perlambatan Ekonomi)

Menurut Suharso, skenario optimistis dirancang agar pemerintah dapat memacu kinerja di tengah kondisi perekonomian dunia yang tengah menurun. Dia mengatakan apabila skenario itu tercapai, harapannya ekonomi Indonesia bisa memimpin di dunia internasional.

Politisi PPP itu juga yakin pemerintah mampu mencapai target-target dengan skenario optimistis dalam RPJMN 2020-2024 tersebut. "Kami yakin dengan angka dan data itu," ucap Suharso.

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha