Masjid Istiqlal Tak Gelar Salat Idul Fitri Cegah Penularan Corona

Penulis: Fahmi Ahmad Burhan

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

23/5/2020, 11.58 WIB

Imam besar Istiqlal, Nasaruddin Umar mengimbau masyarakat salat Id di rumah dan silaturahim secara online.

Masjid Istiqlal tak selenggarakan salat Idul Fitri 1441 Hijriah untuk cegah penularan corona.
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Masjid Istiqlal tak selenggarakan salat Idul Fitri 1441 Hijriah untuk cegah penularan corona.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Masjid Istiqlal memastikan tidak menggelar salat Idul Fitri 1441 Hijriah untuk mencegah penyebaran virus corona. Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar  pun mengimbau masyarakat salat lebaran di rumah. 

"Kami imbau, meminta segenap masyarakat, jamaah Masjid Istiqlal, salat Idul Fitri di rumah, karena kondisi saat ini ada hal yang lebih darurat, yaitu virus corona," ujar Nasaruddin dalam video conference pada Sabtu (23/5).

Ia mengatakan, salat Idul Fitri hukumnya sunat dalam Islam, bukan wajib. Sedangkan, menjaga kesehatan di tengah pandemi hukumnya wajib dilakukan.

"Lebih baik di rumah saja, lebih baik tidak mudik. Silaturahim lewat online banyak, ada takbir online, gemakan takbir di dunia digital, melalui tradisi baru," kata Nasaruddin.

(Baca: H-3 Jelang Lebaran, Jasa Marga Putar Balik 8.013 Kendaraan yang Mau Mudik)

Masjid Istiqlal juga tidak menggelar takbiran di masjid. Sebagai gantinya, pengurus Masjid Istiqlal akan menggelar Takbir Akbar Virtual. Takbiran virtual di Masjid Istiqlal itu hanya akan diikuti lima orang saja, terdiri dari imam dan muazin.

Takbir Akbar Virtual itu bisa diakses masyarakat melalui melalui channel resmi YouTube Masjid Istiqlal atau siaran di TVRI. Dalam acara tersebut, Menteri Agama RI Fachrul Razi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memberikan sambutan.

Sebelumnya, Menteri Agama RI Fachrul Razi juga mengimbau agar masyarakat tidak menggelar Sholat Ied di Masjid atau lapangan. Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menggelar takbiran keliling pada malam harinya.

"Ibadah dan silaturahmi bisa dilakukan di rumah saja. Kegembiraan jangan sampai hilang tetapi tetap harus terhindar dari Covid-19," katanya dalam video conference di Jakarta, beberapa waktu lalu (21/5).

(Baca: Menag Minta Warga Salat Id di Rumah, Tak Terima Tamu, & Takbir Keliling)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan