Harga Batu Bara Naik dari Rekor Terendah 2 Tahun, Tekanan Belum Usai

Happy Fajrian
3 Juni 2023, 14:33
harga batu bara
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.
Foto udara aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan pantai Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Kamis (9/12/2021).

Saat ini Cina tengah membangun atau berencana membangun sekitar 366 gigawatt (GW) pembangkit listrik tenaga batu bara baru. Jumlah tersebut berkontribusi hingga 68% dari total rencana pembangkit listrik batu bara baru global hingga 2022.

Sedangkan di luar Cina, kapasitas pembangkit batu bara terus menyusut, dengan sekitar 2,2 GW dipensiunkan di Eropa tahun lalu, dan sekitar 13,5 GW dipensiunkan di Amerika Serikat.

Advertisement

Impor batu bara termal Cina tetap pada tingkat yang tinggi di bulan Mei, dengan Kpler memperkirakan kedatangan sebesar 28,24 juta ton, sedikit di bawah 28,42 juta di bulan April dan 28,40 juta di bulan Maret.

Perlu dicatat bahwa kinerja tiga bulan terakhir adalah yang terkuat dalam data Kpler sejak Januari 2017, dengan impor Mei 137% lebih tinggi dari bulan yang sama pada 2022.

Cina telah beralih ke batu bara termal lintas laut untuk memenuhi permintaan listrik yang meningkat, dengan pembangkit listrik termal menghasilkan 83 miliar kilowatt jam (kWh) lebih banyak dalam empat bulan pertama tahun ini, dibandingkan dengan periode yang sama 2022.

Sementara itu India, importir batu bara terbesar kedua di dunia, juga telah meningkatkan pembelian, dengan perkiraan tingkat kedatangan termal oleh Kpler pada bulan Mei sebesar 16,62 juta ton, naik dari bulan April sebesar 14,37 juta dan terbesar sejak Juli tahun lalu.

Impor didorong cuaca yang lebih panas dari biasanya dan pertumbuhan ekonomi yang solid. Dengan harga yang lebih rendah, pembangkit listrik tenaga batu bara yang menggunakan bahan bakar impor dapat menghasilkan keuntungan bahkan ketika menjual ke pasar listrik India yang harganya diatur.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement