Pertamina akan Mulai Kirim Kargo BBM Base Fuel ke SPBU Swasta Akhir Oktober 2025

Mela Syaharani
6 Oktober 2025, 18:58
bbm, pertamina, spbu
ANTARA FOTO/Ika Maryani/Adm/aww.
Pengendara sepeda motor melintas di SPBU BP-AKR Minangkabau, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pertamina Patra Niaga mengatakan proses business to business dengan pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU swasta terkait pengadaan impor bahan bakar minyak base fuel terus berjalan. Tiga dari lima badan usaha swasta, yakni Vivo, BP-AKR, dan AKR, sepakat untuk menindaklanjuti pembicaraan.

Base fuel merupakan produk BBM yang belum dicampur dengan zat tambahan (aditif) dan pewarna. SPBU swasta akan mengolahnya sesuai dengan spesifikasi dan racikan masing-masing perusahaan. Penambahan racikan ini yang membedakan produk akhir BBM di SPBU swasta. 

“Tahap akhir (dalam pembahasan) adalah pengiriman kargo (base fuel) yang sudah disepakati sekitar minggu ketiga Oktober,” kata Pe;aksana Jabatan Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/10).

Ketiga badan usaha swasta sudah sepakat untuk menindaklanjuti pembicaraan lebih teknis dengan Pertamina. Kesepakatan ini juga tertuang dalam dokumen pernyataan untuk menjaga tata kelola perusahaan (GCG) dan regulasi. Mereka juga sudah menyampaikan kebutuhan komoditi kepada Pertamina.

Selanjutnya, Pertamina akan menyampaikan kembali spesifikasi produk yang dapat memenuhi persyaratan semua badan usaha, termasuk join surveyor. "Apabila mereka setuju, maka akan dilaksanakan proses pengadaan komoditi tersebut,” ujarnya.

Robert mengatakan pihaknya akan menyampaikan pemenang pengadaan kepada badan usaha swasta dalam lingkup penyedia kargo, harga terbaik, dan volume kargo. Jika SPBU swasta sepakat, maka akan dibicarakan terkait aspek komersial dan join [nspection yang dilakukan.

“Perlu ditekankan dan disepakati bahwa proses ini berjalan dengan kecepatan dari tiga badan usaha swasta tersebut karena pengiriman kargo dalam satu pengadaan yang sama tidak terpisah-pisah,” ucapnya.

Hingga saat ini masih ada dua badan usaha yang belum melanjutkan pembicaraan terkait pengadaan impor BBM melalui Pertamina, yakni Exxonmobil dan Shell Indonesia.

“Shell masih perlu berkoordinasi dengan kantor pusatnya spesifik pemenuhan compliance vendor dan Exxon akan berdiskusi untuk kebutuhan November, karena masih memiliki stok,” katanya.

Vivo dan BP-AKR Sempat Batal karena Etanol

Awalnya Vivo dan BP AKR sepakat untuk membeli base fuel BBM. Vivo bahkan menyatakan akan menyerap 40 ribu barel.

“Setelah dua SPBU berdiskusi kembali dengan kami, Vivo membatalkan untuk melanjutkan dan akhirnya tidak disepakati,” kata Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR Ri, Rabu (1/10). 

Ia menjelaskan BP AKR yang semula juga sepakat untuk membeli dari Pertamina, belakangan ikut mundur.

Dia menyebut pembatalan pembatalan terjadi karena kandungan ethanol sebesar 3,5% pada base fuel yang tersedia di Pertamina. Namun, ia menegaskan bawah  regulasi di Indonesia memperbolehkan kandungan etanol di BBM hingga mencapai 20%.  

“Ini yang membuat teman-teman SPBU swasta tidak melanjutkan pembelian karena ada konten etanol tersebut. Di mana konten itu sebetulnya masih masuk ambang yang diperkenankan oleh pemerintah,” ujarnya.

Direktur VIVO Leonard Mamahit juga membenarkan jika perusahaan telah melakukan negosiasi dengan Pertamina terkait base fuel. “Tapi terdapat beberapa hal teknis yang tidak bisa dipenuhi oleh Pertamina sehingga apa yang sudah kami minta itu dengan terpaksa dibatalkan,” ujarnya dalam kesempatan yang sama. N

amun, dia tidak menutup kemungkinan kami kerja sama ke depan jika permintaan mereka terkait spesifikasi base fuel BBM dapat dipenuhi Pertamina.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani
Editor: Sorta Tobing

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...