Proyek Pengendali Banjir Bandara YIA Tuntas Akhir 2023, Serap Rp 1,5 T

Nadya Zahira
6 Juli 2023, 12:51
Penumpang memasuki area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5). Saat ini Bandara YIA mulai beroperasi untuk penerbangan k
ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO
Penumpang memasuki area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5). Saat ini Bandara YIA mulai beroperasi untuk penerbangan komersial.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur pengendali banjir Bandara Yogyakarta Internasional Airport atau YIA di Kabupaten Kulon Progo. Pembangunan tersebut ditargetkan seluruhnya dapat rampung di akhir 2023. 

"Akhir tahun ini kita ditargetkan untuk harus sudah selesai semuanya," ujar Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK Sungai Pantai II Soni Santoso, saat ditemui di lokasi Proyek Pengendali Banjir Bandara YIA, Yogyakarta, Kamis (6/7).

Soni mengatakan, infrastruktur tersebut dibuat agar Bandara YIA terbebas dari banjir. Pasalnya, Bandara ini juga diapit oleh dua sungai Bogowonto dan Serang.

"Untuk itu, Ditjen Sumber Daya Air membangun sejumlah prasarana pengendali banjir pada Daerah Aliran Sungai atau DAS di 2 sungai tersebut," kata dia. 

Soni menyebutkan, pembangunan pengendali banjir Bandara YIA dibagi menjadi empat paket pekerjaan yang dilaksanakan sejak 2020 hingga 2023. Pertama adalah Pembangunan Pengaman Muara Sungai Bogowonto Sisi Barat yang dilaksanakan kontraktor PT. Bumi Karsa-Abipraya, KSO dengan nilai kontrak Rp 428,88 miliar. 

"Lingkup pekerjaannya berupa pembangunan jetty sepanjang 306 meter dan tanggul sungai 322 meter, dengan progres saat ini sudah sebesar 99,9% sudah hampir rampung sehingga ditargetkan pada bulan ini sudah rampung," ujarnya. 

Selanjutnya paket kedua yakni Pembangunan Pengaman Muara Sungai Bogowonto Sisi Timur yang dilaksanakan kontraktor WIKA-ADP KSO dengan nilai kontrak Rp 413 miliar. 

Adapun lingkup pekerjaannya berupa pembangunan jetty sepanjang 306 meter dan tanggul sungai  258 meter, dengan progres saat ini sudah sebesar 100%. Dengan demikian, pada paket 2 ini sudah bisa beroperasi pada bulan Juli 2023. 

Selanjutnya, Soni menyebutkan, paket ketiga yakni Pembangunan Prasarana Pengendali banjir Sungai Bogowonto yang dilaksanakan kontraktor PT Brantas Abipraya dengan nilai kontrak sebesar Rp 360,2 miliar. 

Halaman:
Reporter: Nadya Zahira
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...