Pemerintah Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Sejahterakan Petani

Andi M. Arief
22 Maret 2024, 18:34
hilirisasi pertanian, petani, umkm, teten
ANTARA FOTO/Anis Efizudin/nym.
Petani memanen cabai rawit di persawahan Desa Campursari, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024). Menurut petani curah hujan tinggi menyebabkan tanaman cabai terserang penyakit patek (Antraknosa) dan busuk batang sehingga hasil panen mengalami penurunan hingga 25 persen dibanding saat musim kemarau.
Button AI Summarize

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki akan mendorong program hilirisasi pertanian untuk meningkatkan pendapatan petani. Teten menilai hilirisasi mampu menghasilkan pekerjaan berkualitas dengan pendapatan lebih tinggi.

Ia menjelaskan,  pemerintah saat ini sedang mendorong hilirisasi produk-produk sumber daya alam, termasuk komoditas agrikultur dan akuakultur. Teten berpendapat, hilirisasi komoditas tersebut akhirnya akan meningkatkan lahan maupun skala usaha petani dan nelayan di dalam negeri.

"Harapannya ke depan tidak ada lagi kegiatan perikanan dan pertanian perorangan, berskala kecil, tidak berskala ekonomi, dan tidak terencana. Semua usaha harus sesuai desain," kata Teten dalam keterangan resmi, Jumat (22/3).

Oleh karena itu, ia bekerja sama dengan Vietnam untuk mengembangkan sektor agrikultur dan akuakultur melalui koperasi dan UKM. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat memperkuat kedudukan Indonesia dan Vietnam di Asia Tenggara.

Teten menjelaskan, kerja sama tersebut akan meliputi modernisasi agrikultur dan akuakultur melalui digitalisasi, penelitian, dan pengembangan. Tujuan akhir kerja sama tersebut adalah peningkatan kualitas dan daya saing produk pertanian dan perikanan di dalam negeri dan Vietnam.

“Kami terbuka untuk bekerja sama dengan Vietnam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian dan perikanan di kedua negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, komoditas yang akan menjadi fokus pengembangan di dalam negeri adalah rumput laut, udang, sidat, sawit, kelapa, jahe merah, padi, buah-buahan, bambu, dan rotan. Sementara itu, komoditas yang jadi fokus pengembangan di Vietnam adalah ikan baramundi, udang, lobster, durian, mangga, dan nangka.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...