Artikel ini membahas ancaman krisis regenerasi petani di Indonesia, ditandai menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian yang mengancam ketahanan pangan masa depan.
Dampak dari alih fungsi lahan tak hanya berhenti pada hilangnya produksi pangan, tetapi juga bencana ekologis. Jika 7.4 juta hektare lahan sawah dioptimalisasi, kedaulatan pangan tercukupi.
Melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART), Indonesia berkomitmen impor komoditas agrikultur AS senilai US$4,5 miliar dalam lima tahun, termasuk kapas, kedelai, dan gandum.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pembebasan tarif ini dapat meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar internasional, khususnya dari sisi harga.
Program CSR berbasis ekonomi sirkular dari Pertamina Patra Niaga, SI CADIAK, mengolah sisa pertanian menjadi produk berdaya guna seperti pupuk hingga parfum.
Taiwan membangun ketahanan pangan dan kesiapsiagaan bencana yang kuat, menawarkan pelajaran berharga bagi Indonesia yang memiliki kesamaan struktural sebagai pulau rawan bencana.
Penurunan nilai tukar petani (NTP) pada Januari 2026 dipengaruhi sejumlah komoditas yang harganya turun, seperti cabai rawit, bawang merah, dan cabai merah.
Kementerian ATR melaporkan Indonesia kehilangan 554 ribu hektare lahan sawah akibat alih fungsi lahan dan telah mengambil langkah pencegahan untuk mendukung target swasembada pangan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menemukan masifnya pertanian tanaman subtropis di area longsor Cisarua. Tim ahli diturunkan untuk mengkaji kawasan secara menyeluruh.
BI memperkirakan, peningkatan kegiatan usaha pada awal tahun ini terutama akan terjadi di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan seiring dengan mulai masuknya musim panen.
Combine harvester berperan penting memastikan panen padi berlangsung cepat, efisien, dan minim kehilangan hasil. Mesin panen terpadu ini mampu menjalankan seluruh tahapan panen secara otomatis.