Tak Mau Kalah dengan AS, Tiongkok Uji Coba Vaksin Virus Corona

Ameidyo Daud Nasution
23 Maret 2020, 13:10
tiongkok, amerika serikat, vaksin corona
ANTARA FOTO/REUTERS/China Daily
Petugas medis di RS Tongji Wuhan menyiapkan obat bagi pasien virus korona baru, Senin (2/3/2020). Tiongkok pada pertengahan Maret 2020 menjajal vaksin bagi pengobatan corona.

Persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok terus berlanjut hingga sektor kesehatan. Pekan lalu, Tiongkok telah memulai fase pertama uji coba klinis vaksin virus corona Covid-19 di Kota Wuhan, Hubei.

Mereka melibatkan 108 partisipan berusia 18-60 tahun yang semuanya warga Kota Wuhan. Para sukarelawan dites dalam tiga kelompok dengan dosis antivirus yang berbeda-beda.

Advertisement

“Sukarelawan uji coba pertama sudah mendapatkan vaksin,” kata salah satu staf yang terlibat dilansir dari AFP, Senin (23/3).

(Baca: Gandeng Swasta, Pemerintah AS Uji Coba Vaksin Virus Corona)

Tak hanya itu, Pemerintah Tiongkok pekan lalu telah memerintahkan ahli virus dan epidemiologi yakni Dr Chen Wei untuk memulai penelitian vaksin virus corona. Wei berpengalaman dalam pengembangan antivirus, salah satunya adalah Lamanla untuk mengobati Ebola di Sierra Leone, Afrika.

Wanita berpangkat mayor jenderal itu juga merupakan ahli di Institute of Bioengineering at the Academy of Military Medical Sciences. Timnya akan bekerja sama dengan perusahaan yang berbasis di Tianjin yaitu CanSino Biologics.

CanSino pada hari Selasa (17/3) lalu mengatakan mereka mencari sukarelawan dengan durasi enam bulan untuk mencoba vaksin. Ahli vaksin yang juga mantan staf Shanghai Centres for Disease Control and Prevention (CDC) Tao Lina mengatakan hadirnya Wei akan memudahkan uji coba.

“Butuh koordinasi antara laboratorium dengan sukarelawan. Pejabat militer akan lebih mudah mengatur ini,” kata Tao dikutip dari South China Morning Post, Senin (23/3).

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement