Museum Pertanian Bogor Resmi Dibuka Hari Ini

Image title
Oleh - Tim Publikasi Katadata
22 April 2019, 16:59
KEMENTAN
Katadata

Bogor - Pertanian Indonesia telah melewati berbagai periode bersejarah, dimulai jaman batu hingga masa kini, dimulai sistem tanam berpindah sampai sistem tanam menggunakan teknologi canggih. Juga dari penanaman padi liar sampai ditemukannya berbagai varietas padi dan tanaman lainnya yang berpotensi hasil tinggi.


Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro, mewakili Menteri Pertanian hari ini meresmikan Museum Pertanian serta Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D) di kawasan Bogor, Jawa Barat, Senin (22/4). 


Peresmian museum ini menjadi simbol serta gambaran sejarah jalan hidup pertanian bangsa Indonesia.


“Pertanian merupakan way of life bangsa Indonesia. Ini melekat dan tidak bisa terpisahkan dengan budaya” kata Syukur saat memberikan sambutan. 


Tema yang diangkat dalam Peresmian Museum Pertanian ini “Bertolak Dari Masa Lalu, Menapak Ke Masa Depan (Connecting the Past to the Future) menjadi sangat tepat.

“Museum pertanian ini merupakan saksi sejarah perjalanan panjang dan perkembangan pertanian Indonesia dari dulu dan kini, menuju pertanian masa depan,” lanjut Syukur.


Museum ini diharapkan mempunyai peran penting dalam membangkitkan semangat dan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan pertanian di Indonesia. Selain itu, museum ini juga menjadi icon tujuan wisata budaya dan edukasi di Kota Bogor.


“Saya berharap museum ini dapat terus dikembangkan dan dilengkapi, dengan mengacu pada berbagai referensi dan perkembangan permuseuman yang berskala internasional” kata Syukur.


Syukur menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengembangan Museum Pertanian, baik perorangan, swasta, NGO, instansi, dan negara sahabat.


“Tahun ini kami juga telah selesai membangun Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital yang merupakan sarana layanan perpustakaan pertanian berbasis digital” tambahnya. 


Syukur juga menyampaikan bahwa museum ini akan menjadi museum pertanian yang pertama di Indonesia, dan sifatnya nasional.

Pembangunan museum pertanian ini digagas oleh Prof. Dr. Sjarifuddin Baharsjah, yakni Menteri Pertanian periode 1993-1998 dan beberapa tokoh pertanian lainnya dalam bentuk deklarasi yang ditandatangani pada tanggal 17 April 2018.

"Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk merealisasikannya. Berdirinya museum ini diharapkan mempunyai peran penting dalam membangkitkan semangat dan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan pertanian di Indonesia," kata Sjarifuddin.

Kata dia museum ini menjadi bukti sejarah proses perubahan pertanian dari tahun ke tahun. Lebih lanjut ia menyampaikan, sangat menghargai perjuangan Menteri Pertanian Amran Sulaeman untuk mewujudkan museum pertanian ini. Saat diangkat menjadi Menteri Pertanian, Amran langsung menginstruksikan untuk melanjutkan membangun museum pertanian.


Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim yang menyampaikan bahwa hadirnya museum pertanian dan perpustakaan digital akan meramaikan tujuan lokasi wisata edukasi di kota bogor. 


“Letak museum ini pun sangat strategis, bersebelahan dengan Kebun Raya Bogor sehingga akan memudahkan wisatawan untuk mengunjungi tempat ini” ungkap Dedie. 

Editor: Arsip

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...