Wagub DKI Targetkan BOR RS Covid-19 di Jakarta Tak Lampaui 60%

Ameidyo Daud Nasution
28 Januari 2022, 20:44
jakarta, covid-19, bor, rumah sakit
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Sejumlah tenaga kesehatan berjalan dengan membawa barang pribadinya keluar dari Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Menurut Koordinator Lapangan Medis Rusun Pasar Rumput, Letkol Arjuniansyah sebanyak 92 tenaga kesehatan dikembalikan ke Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran dikarenakan Rusun Pasar Rumput dinonaktifkan sementara dalam merawat pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala, tapi disiagakan jika terjadi kembali lonjakan COVID-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) di DKI Jakarta saat ini telah mencapai 45% karena kasus Covid-19 yang melonjak. Meski demikian, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengatakan angka tersebut didominasi pasien tanpa gejala. 

Hal ini berbeda dengan lonjakan varian Delta pada pertengahan tahun lalu. Namun Riza meminta masyarakat agar bekerja dari rumah serta mematuhi protokol kesehatan.

Advertisement

"Batasnya jangan sampai (BOR) 60%. Kita sudah sempat turun sampai 5%, tapi sekarang meningkat lagi," kata Riza di Jakarta, Jumat (28/1) dikutip dari Antara.

Riza mengatakan, dari kapasitas 3.922 tempat tidur, saat ini keterisiannya telah mencapai 45%. Sedangkan dari 611 Intensive Care Unit (ICU), keterisiannya sebesar 14%.

"Ini beda dengan bulan-bulan atau tahun-tahun sebelumnya. BOR (saat) ini didominasi tanpa gejala," kat Riza 

 Sebelumnya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo mencatat, rasio keterisian kasur di rumah sakit DKI Jakarta mencapai 45% pada Rabu (26/1). Ia pun mengimbau masyarakat yang terpapar Covid-19 varian Omicron tanpa gejala atau ringan untuk isolasi mandiri serta menggunakan layanan telemedicine.

Halaman:
Reporter: Antara
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement