Dapat Aduan Pedagang, Jokowi Perintahkan Kapolda Jabar Usut Pungli

Rizky Alika
22 April 2022, 13:17
jokowi, pungli, pedagang
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.
Presiden Joko Widodo membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi minyak goreng di Pasar Rakyat Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/4/2022).

Seorang pedagang di Pasar Bogor mengadu ke Presiden Joko Widodo bahwa anggota keluarganya ditangkap polisi karena menolak pungutan liar (pungli) yang dilakukan preman. Menyikapi aduan itu, Jokowi pun meminta Kepala Polda (Kapolda) Jawa Barat untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Aduan masyarakat itu diterima Kepala Negara saat meninjau Pasar Bogor, Kamis (21/4). Pada kesempatan itu, Jokowi tengah membagikan bantuan sosial di pasar.

"(Presiden) meminta Kapolda Jawa Barat untuk mencari kejelasan dari kasus tersebut," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada wartawan, Jumat (22/4). Kepolisian pun telah menjelaskan kepada awak media terkait aduan warga tersebut.

Bey mengatakan aduan masyarakat biasa diterima Jokowi saat ia blusukan di pasar, kampung nelayan, hingga kunjungan kerja ke daerah. Mantan Wali Kota Solo itu juga selaku berupaya merespons cepat aduan masyarakat.

Sebagai contoh, Jokowi menerima aduan terkait sertifikat tanah saat mengunjungi Dermaga Kapal Nelayan Bale Purbo, Gresik pada Rabu (20/4). Presiden pun segera menelepon Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil untuk mengatasi status lahan tersebut.

Tak hanya itu, Jokowi juga berupaya menyelesaikan aduan warga Sumatera Utara terkait jeruk. Ia pun segera menyambangi lokasi petani jeruk tersebut serta meminta Menteri Pertanian untuk mengatasi masalah itu.

Untuk itu, Bey memastikan Jokowi tidak hanya blusukan untuk menemui atau membagikan bantuan kepada masyarakat. "Tapi justru yang lebih penting bagi Presiden ialah mendengarkan masukan langsung dari masyarakat," ujar dia.

Halaman:
Reporter: Rizky Alika

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...