Putri Sulung Anies Baswedan Menikah, Kenakan Pakaian Adat Jawa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menikahkan anaknya, Mutiara Annisa Baswedan dengan Ali Saleh Alhuraebi. Akad nikah berlangsung di Putri Duyung Resort, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (29/7).
Kabar tersebut disampaikan adik kandung Anies yakni Abdillah Rasyid Baswedan. Ia mengatakan proses akad dilangsungkan dengan nilai agama dan budaya. Ini lantaran kedua pengantin menggunakan pakaian adat Jawa yaitu Yogyakarta.
"Alhamdulillah, Bapak Anies Baswedan telah menikahkan puteri sulungnya," kata Abdillah dalam keterangan tertulis, Jumat (29/7).
Saat akad, Ali yang mengenakan jas warna putih ini ditemani ayahnya serta Anies. Sedangkan Mutiara yang memakai kebaya berwarna putih dipadukan kain batik ditemani ibunya yakni Fery Farhati serta ibunda dari mempelai pria.
Dalam foto yang beredar, tampak Anies, yang mengenakan pakaian dan peci berwarna hitam, tersenyum melihat Tia dan Ali yang sedang berfoto dengan memegang buku pernikahan mereka. Sang gubernur ditemani oleh Feri yang menngenakan kebaya berwarna merah muda.
Dalam resepsi yang digelar pada Minggu (31/7), Mutiara akan mengenakan mengenakan kebaya kutu baru berbahan velvet warna pink dan dipadukan kain batik Yogyakarta motif Sido Asih dan Latar Cemeng. Sedangkan Ali akan mengenakan surjan dan kain batik dengan motif yang sama.
Abdillah mengatakan pakaian adat Yogyakarta juga dikenakan Anies saat menikah dengan Fery Farhati pada 11 Mei 1996 silam. "Kisah Tia (Mutiara) dan Ali ini sama dengan kisah Bapak Anies Baswedan dan Ibu Fery Farhati yakni sama-sama dipertemukan di kampus," katanya.
Anies dan Fery sama-sama dipertemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat itu, Anies berkuliah di Fakultas Ekonomi, sedangkan Fery berkuliah di Fakultas Psikologi.
Sedangkan Tia dan Ali dipertemukan di Universitas Indonesia (UI). Tia merupakan alumni dari Fakultas Hukum UI, sedangkan suaminya berkuliah di Fakultas Kedokteran.
Keluarga besar kedua calon juga sepakat menggelar akad dan resepsi di Ancol dengan pertimbangan kesehatan terkait Covid-19. Ini lantaran lokasi tersebut bisa menggelar acara di area terbuka dan tertutup.
Abdillah juga meminta para tamu undangan untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama acara pernikahan. "Prokes tetap terjaga tanpa mengurangi kekhidmatan akad dan resepsi," katanya.
