Jokowi Kembalikan Subsidi Pupuk Organik, Mentan Segera Revisi Aturan

Andi M. Arief
27 April 2023, 18:24
Jokowi kembalikan subsidi pupuk
ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/YU
Sejumlah petani mempraktekan cara pembuatan cairan pupuk organik Biosaka di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (19/2/2023).

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk mengembalikan program subsidi pupuk organik. Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Kementerian BUMN. 

Usai rapat, Menteri Syahrul Yasin mengatakan akan merevisi Peraturan Menteri Pertanian No. 10-2022. Dalam aturan lama itu pemerintah hanya mengatur subsidi untuk dua jenis pupuk organik dari sebelumnya diperuntukkan bagi enam jenis pupuk. 

Advertisement

Peraturan Menteri itu juga mengatur tentang tata cara penetapan alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian. Hal itu diperlukan untuk memastikan terpenuhinya pangan berkualitas untuk masyarakat. 

“Menteri Pertanian segera mengubah Permentan No. 10-2022 dengan proses yang dilakukan secara cepat," kata Syahrul Yasin di Istana Kepresidenan, Kamis (27/4).

Syahrul menyampaikan telah mendapatkan arahan agar kebijakan pupuk harus ditata lebih efektif dan maksimal. Oleh karena itu, Syahrul mengatakan akan menggunakan instrumen terkini. 

Selain itu, Syahrul mengatakan Presiden menaruh perhatian lebih pada tersedianya pupuk organik. Maka dari itu, Syahrul berencana untuk melakukan sentralisasi produksi pupuk organik yang sejauh ini digodok pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Menurut Syahrul Kementan akan membuat percontohan uji coba produksi pupuk organik di seluruh provinsi. Uji coba tersebut akan melibatkan komunitas dan asosiasi terkait.

Syahrul mencatat uji coba akan dilakukan pada lahan seluas 1.000 hektar di setiap provinsi. Pendekatan yang dipilih adalah proses produksi yang diciptakan masyarakat dan budidaya pertanian.

Di sisi lain, Syahrul menilai penggunaan pupuk organik saat ini menjadi penting lantaran sekitar 140.000 hektar lahan pertanian nasional telah terdegradasi.

"Untuk suburkan kembali, salah satunya dengan pupuk organik. Mau tidak mau harus dilakukan," kata Syahrul.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement