Nusron Wahid Tegaskan Erick Thohir Dukung Prabowo Meski Tak Masuk TKN

Muhamad Fajar Riyandanu
17 November 2023, 20:19
Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Sufmi Dasco (kiri) dan Sekretaris TKN KIM Nusron Wahid (kanan) dalam konferensi pers di Kantor TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Minggu (12/11/2023). (ANTARA/Sanya Dinda)\
Antara
Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Sufmi Dasco (kiri) dan Sekretaris TKN KIM Nusron Wahid (kanan) dalam konferensi pers di Kantor TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Minggu (12/11/2023). (ANTARA/Sanya Dinda)\\

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menegaskan bahwa Menteri BUMN, Erick Thohir, telah merapat ke barisan TKN meski tak masuk dalam struktur tim pemenangan.

Nusron menjelaskan, absennya nama Ketua PSSI itu dalam susunan daftar TKN disebabkan oleh status Erick Thohir yang saat ini tengah mengemban beragam jabatan pemerintahan.

Advertisement

Selain menjabat sebagai Menteri BUMN dan Ketua PSSI, Erick juga mendapat amanah untuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Ad Interim menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan yang sedang sakit.

"Pak Erick mendukung tapi tidak masuk struktur, gitu aja. Tapi tidak masuk struktur," kata Nusron saat ditemui di Sekretariat TKN, Kemanggisan, Jakarta Barat pada Jumat (17/11).

Lebih lanjut, Nusron juga menyinggung kedekatan Erick dengan Prabowo dan Gibran. Erick Thohir sebelumnya diusulkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi kandidat calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

PAN merupakan anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) terdiri yang saat ini mengusung Prabowo-Gibran sebagai perserta Pilpes 2024. KIM terdiri dari empat partai politik parlemen yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat serta beberapa partai non-parlemen seperti PBB, Partai Gelora dan PRIMA.

Halaman:
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement