Waketum PKB Tak Sepakat Gagasan PKS Gagalkan Pemindahan Ibu Kota

Amelia Yesidora
27 November 2023, 20:41
Waketum PKB Tak Sepakat Gagasan PKS Gagalkan Pemindahan Ibu Kota
ANTARA/HO-PLN Kaltimra
Pekerja di proyek GIS 4 IKN di dekat Kawasan Induk Pusat Pemerintahan (KIPP). Pada akhir November 2023 ini, GIS 4 sudah selesai 50%.

Wakil ketua umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid tidak sepakat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PKS sebelumnya mengumumkan bakal menggagalkan pemindahan ibu kota negara bila menang Pemilu 2024.

“Kemarin sudah saya sampaikan, PKB melihat posisi etik saja. Kalau masyarakat lagi sulit, lagi miskin, tidak pantas kita buat istana,” kata wakil ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa Jazilul Fawaid di Lippo Kuningan, Jakarta, Senin (27/11). 

Advertisement

Jazilul menjelaskan posisi PKS terkait Undang-undang IKN sudah jelas menolak. Ia setuju soal pemindahan ibu kota, namun secara etis hal ini tidak benar karena masyarakat sedang sulit. “Ya, itu sikap PKS dari awal, kita hormati,” katanya. 

Pasangan calon presiden nomor urut satu yang diusung PKS, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, juga berbeda pendapat. Anies menyatakan Indonesia butuh pemerataan pembangunan. Untuk itu, pembangunan harus dilakukan di banyak titik, bukan hanya satu titik. 

“Karena kita menginginkan agar kesetaraan kesempatan itu muncul. Jangan sampai kita membangun hanya di satu lokasi yang justru menimbulkan ketimpangan baru,” kata Anies Baswedan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (26/11).

Anies menjelaskan pengembangan ini masuk dalam visi AMIN. Mereka memiliki program mendorong desa menjadi maju, kota kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi besar. Lebih lanjut, ia juga menyinggung pemerataan alokasi untuk daerah. 

Halaman:
Reporter: Amelia Yesidora
Editor: Lona Olavia
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement