Banggakan 21 Program Unggulan, Mahfud: Lebih dari Sekadar Makan Siang
Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengungkapkan memiliki 21 program unggulan tepat sasaran khusus untuk rakyat Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ini mengatakan, program yang ditawarkannya bersama calon presiden Ganjar Pranowo, lebih dari sekadar makan siang.
Hal itu diucapkan Mahfud saat menghadiri agenda 45 Hari Menuju Kemenangan Ganjar-Mahfud, yang digelar di Djakarta Theater, Sabtu (30/12) malam.
"Kita punya program-program unggulan. Khusus perbaikan untuk rakyat, ada 21 program tepat sasaran, yang itu tidak mengada-ada dan insyaallah bisa direalisasikan. Lebih dari sekadar makan siang," kata Mahfud.
Mahfud mengatakan, program-program unggulannya itu telah disampaikan dalam debat yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu. Selain itu, ia pun mengatakan sejumlah program itu telah disampaikan oleh Ganjar dan dirinya saat berkeliling dalam masa kampanye yang telah bergulir selama satu bulan. Menurutnya, masyarakat yang ditemui saat masa kampanye menyambut baik program yang ditawarkan paslon nomor urut 3 tersebut.
Sebelumnya, Ganjar-Mahfud telah menyiapkan 21 program kerja unggulan yang akan dieksekusi jika terpilih dalam Pilpres 2024. Sekretaris Eksekutif Tim Pemenangan Nasional (TPN) Heru Dewanto mengatakan, program tersebut akan membutuhkan anggaran mencapai Rp 2.500 triliun untuk lima tahun masa kerja.
Heru menyebutkan 21 program tersebut sudah ada yang diluncurkan beberapa, seperti janji Ganjar ketika berkunjung ke Merauke tentang satu desa, satu fasilitas kesehatan, dan satu tenaga kesehatan.
"Kami sudah tahu mana program yang bisa ditempelkan ke program yang sudah ada di pemerintahan sekaranh, sehingga nanti bisa ditunjukkan bagaimana karakter plus dan cepatnya program tersebut," ujar Heru Dewanto di Media Center TPN, Jakarta Pusat, Sabtu (23/12).
Ia mengatakan, Ganjar dan Mafud akan memastikan anggaran ke-21 program ini memperhatikan struktur APBN. Heru meyakini betul program-program baru yang ditawarkan oleh Ganjar-Mahfud sudah melewati simulasi anggaran yang cermat.
Dengan demikian, defisit APBN tidak akan melebihi 3% dari PDB. Ia mengatakan, Mahfud telah menegaskan bakal meminimalisasi kebocoran anggaran di setiap departemen, terutama yang menyangkut konsumsi belanja pemerintah.
