Menteri Amran Janjikan Harga Pangan di Bawah HET Saat Ramadhan

Kamila Meilina
22 Januari 2026, 15:41
pangan
ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom.
Calon pembeli memilih telur saat berbelanja di Pasar Kahayan, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (8/1/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah mencatat pada Desember 2025 inflasi secara tahunan atau year on year (y-on-y) Kalteng mengalami inflasi sebesar 3,13 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,98 yang disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya beberapa indeks pengeluaran seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah memastikan harga bahan pokok, termasuk minyak goreng dan telur, akan tetap stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang hingga berakhirnya Ramadan. 

“Kesimpulannya adalah kita menjaga HET pangan sekarang sampai bulan Ramadan sampai selesai. Dan HPP juga kita jaga,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, usai rapat koordinasi lintas sektor, di kantornya, Kamis (22/1). 

Menurut Amran, kebijakan tersebut ditopang oleh kondisi stok pangan nasional yang saat ini berada dalam posisi aman. Stok beras nasional tercatat mencapai 3,3 juta ton per Januari, yang disebut sebagai stok akhir Januari tertinggi sepanjang sejarah. 

Sementara itu, cadangan minyak goreng di Bulog mencapai sekitar 700.000 ton. “Dengan stok sebesar itu, tidak ada alasan harga naik,” ujarnya.

Selain minyak goreng dan beras, Amran menyebut ketersediaan telur dan bawang merah juga dalam kondisi aman. Bahkan, harga ayam ras saat ini berada di bawah harga pokok produksi (HPP), yakni di kisaran Rp22.000 – Rp23.000 per kilogram, sementara HPP ayam berada di level Rp25.000 per kilogram.

“Harga ayam justru di bawah HPP. Ini nanti diharapkan bisa naik secara wajar saat Ramadan,” kata Amran.

Ia  menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku usaha yang menjual pangan strategis di atas HET. Amran memastikan Satgas Pangan akan turun tangan melakukan pengawasan dan penindakan jika ditemukan pelanggaran.

“Tidak boleh ada pengusaha di seluruh Indonesia menjual di atas HET. Kalau ada, Satgas Pangan akan bekerja dan bila perlu menindak. Tidak ada lagi kesempatan,” tegasnya.

Seluruh unsur yang terlibat dalam rapat, mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang, disebut telah sepakat untuk menjaga harga pangan strategis tetap sesuai ketentuan. Menurut Amran, pengendalian harga ini bertujuan agar seluruh pihak dapat merasakan manfaat secara seimbang.



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...