Peran Kopdes Diperluas: Salurkan Bansos, Serap Gabah dan Jagung Petani

Muhamad Fajar Riyandanu
15 Juli 2026, 21:51
kopdes, bansos,
ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/bar
Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Cikiwul, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (20/2/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah mengevaluasi operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dengan memperluas peran sebagai infrastruktur penyaluran bantuan pemerintah, seperti bansos, sekaligus menjadi pembeli hasil panen petani.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan pemerintah telah memutuskan dua fungsi utama Kopdes Merah Putih. Pertama, koperasi akan menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan berbagai bantuan, termasuk bantuan sosial dan barang-barang bersubsidi, hingga ke tingkat desa.

Ia menjelaskan skema tersebut bertujuan membangun jalur distribusi bantuan yang lebih terintegrasi karena setiap desa nantinya memiliki Kopdes Merah Putih sebagai titik layanan. Dengan demikian, koperasi tidak difungsikan sebagai supermarket, melainkan sebagai infrastruktur distribusi program-program pemerintah.

“Koperasi Desa Merah Putih selama ini digambarkan seperti supermarket,” kata Zulhas seusai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (15/7).

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, Kopdes utamanya diperuntukkan menjadi saluran distribusi bantuan dan subsidi. Kopdes juga ditugaskan sebagai offtaker atau pembeli hasil pertanian tertentu.

Menurut Zulhas, koperasi akan membeli gabah, jagung, dan komoditas lain yang harga acuannya telah ditetapkan pemerintah. Langkah itu diharapkan dapat menjaga harga hasil panen sekaligus melindungi pendapatan petani. “Kopdes nanti akan menjadi offtaker kalau harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, seperti gabah, jagung, masih di bawah harga pasar,” ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial mulai mengoordinasikan rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Kopdes Merah Putih. Program yang disiapkan antara lain Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini disalurkan melalui mekanisme transfer tunai.

Pemerintah berencana memanfaatkan gerai-gerai yang tersedia di Kopdes Merah Putih, termasuk layanan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai bagian dari mekanisme penyaluran bantuan social nantinya.

“Bantuan pangan non tunai atau program keluarga harapan tentu ke depan akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes,” kata Gus Ipul dalam kesempatan serupa.

Ia menyebutkan, pemerintah saat ini masih menguji coba skema tersebut di sejumlah daerah. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu menyebutkan bahwa seluruh program bantuan sosial berpeluang disalurkan melalui Kopdes Merah Putih nantinya. “Sekarang lagi diujicobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan targetnya kira-kira di Agustus ini akan dicoba,” ujar Gus Ipul.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...