Hampir 2.000 Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Magnitudo 6,6

Gempa magnitudo 6,6 di Banten mengakibatkan hampir 2.000 rumah rusak. Puluhan sekolah, puskesmas dan masjid pun rusak.
Image title
Oleh Antara
16 Januari 2022, 13:55
gempa, gempa banten, rumah rusak, gempa 6,6
BNPB
Kondisi kerusakan rumah warga paska gempabumi M 6,7 di Banten, Jumat (14/1).

Gempa dengan magnitudo 6,6 di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akhir pekan lalu (14/1) mengakibatkan 1.909 rumah rusak. Jumlahnya terus bertambah.

"Meningkatnya jumlah rumah rusak itu sebanyak lima unit (dibandingkan Sabtu) " kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro, di Pandeglang, dikutip dari Antara, Minggu (16/1).

BPBD Pandeglang terus melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa 6,6 skala richter (SR) tersebut.

Girgi menyampaikan, pendataan rumah yang rusak akibat gempa itu harus benar- benar akurat dan valid. Dengan begitu, mereka yang menerima bantuan dapat tepat sasaran.

Advertisement

Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) akan memberikan bantuan atas kerusakan rumah hingga pembangunan hunian tetap (huntap).

Oleh karena itu, BPBD setempat melibatkan aparatur kecamatan, desa dan relawan dalam mendata rumah yang rusak akibat gempa di Banten.

Berdasarkan data yang diterima BPBD Pandeglang per Pukul 12.00 WIB, ada 1.909 rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa. Sebanyak 1.148 unit kategori rusak ringan, 424 sedang, dan 337 berat.

Selain itu, 36 gedung sekolah, 14 puskesmas, 10 masjid, tiga kantor desa rusak akibat gempa di Banten.

"Kami meyakini bahwa data kerusakan rumah itu akan terus bertambah dan belum semua dilaporkan," katanya.

Menurut dia, bencana gempa bumi yang berpusat di Perairan Sumur Kabupaten Pandeglang cukup besar dan kuat. Getarannya pun dirasakan di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Bandung hingga Lampung.

BPBD belum menerima laporan korban jiwa. Namun ada beberapa warga yang mengalami luka -luka akibat tertimpa bangunan rumah.

Dengan demikian, BPBD tetap meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana alam susulan. "Kami tetap mengutamakan pelayanan kebutuhan dasar agar korban gempa merasakan kenyamanan dan perlindungan, juga tidak mengalami kerawanan pangan,” katanya.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait