Susul Syahrini, Anang dan Ashanty Akan Rambah NFT – Metaverse

Anang dan Ashanty berencana merambah aset kripto dan metavere, lewat NFT. Sebelumnya, Luna Maya hingga Syahrini meluncurkan aset digital serupa.
Image title
11 Januari 2022, 14:57
Anang dan Ashanty, nft, kripto, anang, ashanty, metaverse
Instagram/@ananghijau
Keluarga Anang dan Ashanty

Selebritas seperti Syahrini dan Luna Maya meluncurkan NFT alias non-fungible token tahun lalu. Kini, giliran pasangan Anang Hermansyah dan Ashanty yang bakal merambah aset digital seperti kripto dan metaverse.

Anang dan Ashanty berencana meluncurkan NFT dengan nama ASIX. Aset digital seperti kripto ini akan dapat dibeli melalui IDM Launchpad milik IDM Token.

“Jadi guys ini belum pernah ada. ASIX token sebentar lagi akan mulai private sale,” kata Ashanty melalui akun YouTube The Hermansyah A6, pekan lalu (7/1).

“Dan, presale,” tambah Anang.

Advertisement

CNN melaporkan, NFT adalah aset digital yang menggambarkan objek asli seperti karya seni, musik, atau item yang terdapat pada video dan game dalam format JPEG, PNG, MP4, dan lainnya. Aset digital ini tidak dapat digandakan atau diganti.

Namun Anang dan Ashanty tidak memerinci bentuk NFT yang bakal diluncurkan.

Keduanya menjelaskan, NFT ASIX tersebut merupakan utilitas untuk bermain game play-to-earn (P2E). Di dunia NFT, gim ini dikenal dengan istilah GameFi atau gabungan gaming dan decentralized finance (DeFi).

Istilah itu pertama kali diperkenalkan oleh pendiri Yearn Finance Andre Cronje pada September 2020. GameFi menawarkan kesempatan kepada pemain untuk memperoleh penghasilan saat bermain gim.

Anang juga menjelaskan, NFT ASIX dapat digunakan sebagai utilitas di marketpalce dan metaverse atau dunia virtual.

ASIX merupakan perusahaan keluarga Anang Hermansyah. ASIX menggarap gim bertema Indonesian Traditional Game, seperti Congklak, Layangan, Komodo Legends hingga We Are Papua.

Beberapa media menyebutkan, CEO IDM Co-op MC Basyar mengatakan bahwa token ASIX akan dirilis hari ini (11/1). Namun, berdasarkan pantauan Katadata.co.id di akun media sosial Anang maupun Ashanty belum ada informasi terkait peluncuran NFT ini.

Keduanya juga tengah menjalani karantina terkait Covid-19 di hotel usai bepergian ke Turki.

Sebelum Anang dan Ashanty, Syahrini meluncurkan NFT bulan lalu. “Welcome to The Metaverse. Saya sangat senang mengumumkan NFT pertama saya,” kata selebritas ini melalui akun Instagram @princesssyahrini, akhir tahun lalu (13/12/2021).

Syahrini berhasil menjual 17.800 NFT. Harganya 20 Binance USD (BUSD) atau sekitar Rp 287 ribu per NFT di bursa kripto Binance.

Sedangkan Luna Maya menjual NFT di Bakery Swap pada Juni. Namun jumlahnya sangat terbatas yakni hanya 10.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun membuat akun NFT di Opensea. Ini bertujuan menjadi bursa bagi karya digital pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk mendapatkan penawaran dari pasar global.

Berdasarkan data DappRadar, penjualan NFT meningkat 10 kali lipat tahun lalu. Selama kuartal I, II, dan III tahun lalu, nilainya mencapai US$ 1,2 miliar (Rp 17 triliun), US$ 1,3 miliar (Rp 18,5 triliun), dan US$ 10,7 miliar (Rp 152 triliun).

COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda memprediksi NFT semakin menjadi tren tahun ini. "Ini juga seiring dengan pengetahuan mereka (masyarakat) soal manfaat dan peluang pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital," kata Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) itu dalam siaran pers, pekan lalu (3/1).

Menurut dia, sektor perusahaan maupun tokoh yang menjual aset kripto NFT semakin beragam, termasuk metaverse dan platform investasi digital lainnya. "Pasar akan semakin dewasa, dengan banyaknya marketplace NFT yang bermunculan," kata Manda.

Tokocrypto pun meluncurkan platform marketplace NFT tahun lalu, bernama TokoMall. Sejak meluncur pada Agustus 2021, TokoMall kini memiliki lebih dari 10 ribu kolektor, 60 mitra resmi, dan lebih dari 8.000 NFT.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait