Lo Kheng Hong Jadi Pemegang Saham Intiland Terbesar Ke-5

Lo Kheng Hong tercatat menjadi pemegang saham Intiland terbesar kelima. Kenapa ia memborong saham perusahaan properti ini?
Patricia Yashinta Desy Abigail
6 Oktober 2022, 22:07
lo kheng hong, intiland, saham
Website SQ
Investor kenamaan Lo Kheng Hong menjadi investor baru Intiland

Kepemilikan saham PT Intiland Development Tbk (DILD) berubah 5% atau lebih pada Selasa (4/10). Lo Kheng Hong pun diketahui masuk dalam daftar nama pemegang saham terbesar.

Perubahan tersebut disampaikan oleh PT EDI Indonesia melalui situs Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin (5/10). "Bersama ini kami laporkan perubahan kepemilikan 5% atau lebih saham emiten," kata perusahaan, dikutip Kamis (6/10).

Salah satu yang menarik dari laporan tersebut, Lo Kheng Hong merupakan pemegang saham terbesar kelima perseroan.

Investor yang disebut-sebut sebagai Warren Buffett-nya Indonesia itu sebelumnya mengakumulasi pembelian saham dalam enam kali transaksi. Jumlahnya 651.416.700 saham yang setara 6,28%.

Advertisement

Namun, harga pembeliannya tidak diketahui.

Lo Kheng Hong pernah mengungkap alasannya membeli saham Intiland, meski perusahaan merugi Rp 72,7 miliar. "Proyek propertinya banyak," katanya.

Dia juga menjelaskan, Intiland mendiversifikasi proyek properti mulai dari mixed use and high rise seperti gedung South Quarter. Selain itu, mempunyai kawasan perumahan, industri, dan investasi properti.

Sedangkan rincian daftar pemegang saham terbesar Intiland lainnya, yakni:

  1. CGS-CIMB Securities Pte Ltd mengantongi 1,55 juta saham atau 15,02%. Mereka pun masih menduduki posisi pertama sebagai pemegang saham terbesar.
  2. CGS-CIMB Sekuritas Indonesia memegang 13,49%
  3. PT Bina Yatra Sentosa mengantongi 1,24 juta saham atau 11,79%
  4. Bali Private Villa Pte Ltd 775,87 ribu saham atau 7,48%
  5. Lo Kheng Hong mengantongi 651,41 ribu atau 6,28%

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait