Setelah Brasil dan Meksiko, Shopee Kini Rambah Korea Selatan

Fahmi Ahmad Burhan
5 Januari 2022, 13:25
e-commerce, Shopee, korea selatan
shopee
Ilustrasi platform Shopee

Shopee gencar memperluas pasar. Setelah menyasar Eropa hingga Amerika Latin, e-commerce asal Singapura ini kini merambah Korea Selatan.

Startup jumbo tersebut membuka lowongan pekerjaan untuk 40 karyawan baru di Negeri Ginseng. "Ini diyakini sebagai ekspansi agresif ke negara tersebut," demikian dikutip dari Tech In Asia, Selasa (4/1).

Sebagian besar lowongan pekerjaan ada di posisi lintas-batas. Tujuannya, mendukung perdagangan online di Korea Selatan.

Salah satu daftar pekerjaan perusahaan di platform LinkedIn yakni bagian Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pasar Korea Selatan dan Jepang.

Sebenarnya Shopee memulai operasional di Korea Selatan sejak tahun lalu. Namun, situs web Shopee di negara asal BTS itu khusus untuk membantu pedagang menjual ke pasar di mana perusahaan hadir.

Shopee menyasar pasar Korea Selatan karena dinilai potensial. Korea Selatan merupakan pasar e-commerce terbesar keenam di dunia dengan pendapatan US$ 80 miliar pada 2020.

Pasar e-commerce Korea Selatan dipimpin oleh pemain lokal Coupang. 

Tahun lalu, Shopee juga dikabarkan meluncur di Polandia, Eropa. “Shopee tengah merekrut penjual di Polandia,” kata dua sumber perusahaan yang mengetahui masalah ini, dikutip dari Reuters, tahun lalu (7/9/2021).

Kabar Shopee hadir di salah satu negara di Eropa itu diketahui dari situs web berita Polandia Wiadomoscihandlowe.pl.

Reuters juga melaporkan, Shopee sudah hadir di India tahun lalu. E-commerce asal Singapura ini ekspansi ke beberapa negara dengan cepat.

Pada 2019, Shopee hadir di Brasil. Lalu merambah Meksiko pada Februari.

Pesaing Tokopedia itu juga dikabarkan merambah Chili dan Kolombia pada Juni tahun lalu (9/6/2021). Reuters melaporkan, Shopee sudah membuat akun media sosial untuk kedua negara ini.

Sumber Reuters di perusahaan mengatakan, Shopee memandang Amerika Latin sebagai peluang pertumbuhan baru yang besar.

Selain itu, ada dua sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, Shopee berencana merambah Argentina dalam beberapa bulan ke depan.

Salah satu sumber mengatakan, Shopee berhati-hati dalam meningkatkan ekspansi global dengan menguji kemungkinan pasar baru.

Berkat jor-joran ekspansi ke pasar Amerika Latin itu, Shopee tercatat sebagai aplikasi belanja online dengan jumlah unduhan terbanyak tahun lalu, berdasarkan data Apptopia. Bahkan, Shopee berhasil mengalahkan Amazon.

E-commerce bernuansa oranye ini berhasil mencatatkan 203 juta unduhan pada 2021. Disusul oleh Shein (190 juta) dan Meesho (153 juta).

"Tahun ini, Amazon pindah dari peringkat pertama menjadi keempat dan memberi ruang bagi Shopee, Shein, dan Meesho," demikian dikutip dari laporan Apptopia, pekan lalu (27/12).

E-commerce bernuansa oranye itu lebih dulu hadir di Asia Tenggara, yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Taiwan, Vietnam, dan Filipina.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...